SketsaNusantara.id - Media sosial dihebohkan dengan viralnya video ibu-ibu Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur (NTT) yang digusur oleh Satpol PP.
Anehnya, lapak dagangan ibu-ibu tersebut berada di teras rumahnya sendiri.
Namun tetap saja pihak Satpol PP melakukan penertiban lapak ibu penjual sayur tersebut.
Baca Juga: Ruang Laktasi Alun-Alun Kota Malang Diprotes Warga, Diduga Disalahgunakan Oknum Satpol PP
Dalam video yang beredar, ibu-ibu tersebut bersikeras menolak perintah Satpol PP itu.
Menurutnya, ia berjualan di lapak pribadinya, sehingga tidak mengganggung apapun dan siapapun.
"Saya ini bukan mengontrak, saya berjualan di rumah sendiri," kata ibu-ibu tersebut, dilansir dari akun Instagram @lambegosiip.
Baca Juga: Satpol PP Razia ASN Nongkrong di Warkop saat Jam Kerja, Video Kocar-kacir di Banda Aceh Viral
Ia menegaskan bahwa dirinya hanya memanfaatkan area teras rumahnya untuk berjualan.
Namun kendati pegitu, petugas Satpol PP tetap meminta agar lapak tersebut ditutup.
Petugas Satpol PP itu menilai aksi tersebut termasuk dalam membuat pasar tandingan.
Bukan hanya itu saja, katanya, tindakan tersebut merupakan bagian dari penegakan Peraturan Daerah (Perda) yang telah ditetapkan oleh Bupati.
"Iya kami tahu, makanya kami sampaikan, tidak diperkenankan berjualan barang ini sudah terpusat," ujar petugas Satpol PP.
Dikatakan petugas tersebut bahwa pemerintah setempat telah menyediakan tempat sendiri untuk berjualan.