news

Rugikan Negara Hingga Triliun, Bareskrim Polri Gagalkan Penyelundupan Pasir Timah Ilegal ke Malaysia di Perairan Bangka Belitung

Sabtu, 21 Februari 2026 | 16:00 WIB
Wujud 7,5 ton pasir timah yang akan diselundupkan ke Malaysia (YouTube KOMPASTV )

 

SketsaNusantara.id – Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri berhasil mengungkap upaya penyelundupan pasir timah ilegal dalam skala besar di perairan Kepulauan Bangka Belitung. 

Dalam operasi ini polisi berhasil menyita 7,5 ton pasir timah yang diduga hendak diselundupkan ke Malaysia secara illegal.

Kasus ini merupakan pengembangan dari kasus sebelumnya yang telah menyeret 11 WNI yang telah di proses hukum di pengadilan Malaysia.

Baca Juga: Guru Besar UI Soroti Perbedaan Sikap Netizen Korea di Tengah Perseteruan SEAblings vs Knetz, Ingatkan Asia Tenggara sebagai 'Tulang Punggung' Global

Hal ini diungkap oleh Direktur Tindak Pidana tertentu Bareskrim Polri, Brigjen Moh Irhamni bahwa kasus ini merupakan kasus pengembangan.

"Kami melakukan tindak lanjut kasus penyelidikan sebagai kasus pengembangan atas perkara yang kami tangani, penyelundupan pasir timah ke Malaysia dimana warga negara Indonesia melakukan penyelundupan pasir timah ke Malaysia," ungkap Brigjen Moh Irhamni.

Bahwa berdasarkan hasil penyelidikan praktik ilegal ini sudah berlangsung sekitar 3 tahun dengan total 18 kali pengiriman dimana setiap pengiriman mencapai 7,5 ton.

Baca Juga: Viral! Tepung Beras Putih Rose Brand Ternyata Ada Dua Versi, Ini Perbedaan Teksturnya

Sehingga jika di total hingga saat ini pasir yang diduga diselundupkan sudah mencapai 135 ton.

Saat ini kepolisian Indonesia sudah bekerjasama dengan divisi internasional Polri serta dengan Kementrian Luar Negeri Johor dan telah berhasil memulangkan 11 WNI yang sudah mendapatkan hukuman di Malaysia.

Dari pemulangan 11 pelaku dari Malaysia ini dilakukan pengembangan kasus sehingga kemudian kepolisian menemukan beberapa pelaku yang selama ini berhubungan dengan pelaku di Bangka Belitung.

Baca Juga: Hukuman Mati ABK Fandi di Depan Mata, Hotman Paris Kirim Pesan Terbuka Minta Tolong ke Presiden Prabowo

"Kami temukan  lokasi dimana mereka melakukan penyelundupan hasil tindak pidana ataupun hasil penambangan ilegal di wilayah Bangka terutama Bangka Selatan," ungkapnya.

Halaman:

Tags

Terkini