"Kami telah mendirikan Posko Tanggap Darurat dan Dapur Mandiri di beberapa lokasi strategis seperti Curahmalang dan Glundengan. Kebutuhan air bersih juga menjadi prioritas, di mana kami sudah mengirimkan tandon dan truk tangki PDAM ke wilayah yang sumur warganya tercemar, seperti di Desa Nogosari," tegas Edy.
Baca Juga: Sempat Hilang, BPBD Jember Temukan Jenazah Korban Banjir Bandang di Aliran Sungai Bedadung
BPBD mengimbau masyarakat untuk tetap waspada mengingat rilis BMKG mengenai potensi cuaca ekstrem masih berlaku hingga 20 Februari mendatang.
Warga diminta segera mematikan aliran listrik jika air mulai memasuki pemukiman guna menghindari kejadian serupa di Kaliwining.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI