“Bugil lo mas, sampai telanjang bulat. Indonesia adalah negara hukum, tindakan main hakim sendiri tidak boleh dibiarkan,” tegasnya.
Peristiwa tersebut menimbulkan luka fisik dan trauma psikologis bagi korban. MM kemudian menempuh jalur hukum dengan melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian setempat.
Laporan tersebut diterima oleh Polsek Ngawen untuk ditindaklanjuti sesuai prosedur hukum yang berlaku.
Kapolsek Ngawen, AKP Lilik Eko Sukaryono, membenarkan adanya laporan dugaan penganiayaan tersebut. Ia menyatakan bahwa pihak kepolisian telah mengamankan sejumlah terduga pelaku untuk dimintai keterangan.
“Setelah kami menerima laporan dugaan perbuatan perzinaan, anggota mengamankan pelaku dan membawanya ke Polsek,” ujarnya pada Jumat, 6 Februari 2026.
Namun demikian, AKP Lilik juga mengakui bahwa dalam proses penanganan kasus tersebut, korban mengalami luka-luka.
“Memang terdapat luka-luka saat penanganan,” katanya.
Pihak kepolisian saat ini masih mendalami kronologi kejadian serta peran masing-masing pihak yang terlibat dalam insiden tersebut.
Kasus ini kembali membuka diskusi publik mengenai praktik main hakim sendiri yang masih kerap terjadi di tengah masyarakat.
Tindakan kekerasan yang dilakukan atas nama moral atau norma sosial sering kali justru melanggar hukum dan hak asasi manusia.
Aparat penegak hukum pun berulang kali menegaskan bahwa segala bentuk dugaan tindak pidana harus diselesaikan melalui jalur hukum, bukan dengan kekerasan massal.
Dari sudut pandang hukum, persekusi dan penganiayaan merupakan tindak pidana yang dapat dikenakan sanksi pidana.
Meskipun terdapat dugaan perbuatan asusila, hal tersebut tidak serta-merta membenarkan tindakan kekerasan. Prinsip praduga tak bersalah tetap harus dijunjung tinggi hingga ada putusan hukum yang berkekuatan tetap.
Dilansir SketsaNusantara.id dari @RadioElshinta dengan, aparat kepolisian saat ini terus melakukan penyelidikan guna mengungkap fakta secara menyeluruh dan memastikan proses hukum berjalan adil bagi semua pihak.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara. Di sini. KLIK DI SINI!