Selain itu, mahasiswa juga akan mendapatkan fasilitas pembinaan, kajian keislaman pengetahuan umum pendampingan ibadah, penguatan karakter selama 6 bulan dan konsumsi kegiatan.
Baca Juga: Lulusan UIN KHAS Jember Didorong Jadi Penggerak Perubahan di Tengah Laju Teknologi
Pihak UIN KHAS Jember juga memberikan tanggapan perihal adanya laporan dari ormas kepada aparat penegak hukum tentang dugaan adanya tindak korupsi di lingkungan kampus.
Selaku Wakil Rektor, Khoirul Faizin menegaskan bahwa pihak UIN khas Jember siap untuk terbuka dan juga kooperatif.
Ia juga menambahkan bahwa seluruh kebijakan yang dikeluarkan oleh pihak kampus dapat dipertanggungjawabkan secara hukum, administratif dan juga moral.
Baca Juga: Sinergi Multipihak Dorong Kemandirian Anak dan Remaja Disabilitas di UIN KHAS Jember
“UIN KHAS Jember berkomitmen menjaga amanah negara dan mahasiswa. Program Ma’had adalah bagian dari pembinaan, bukan praktik korupsi. Semua berbasis aturan, kesepakatan, dan transparansi,” ujarnya seperti yang dilansir dari uinkhas.ac.id.
Itulah informasi singkat perihal tanggapan dari pihak UIN KHAS Jember terkait tudingan adanya praktik korupsi di lingkungan kampus.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!