SketsaNusantara.id - Kasus penipuan yang dilakukan oleh Wedding Organizer (WO) Ayu Puspita sempat menggemparkan publik beberapa waktu yang lalu.
Diketahui ada sekitar 200 pasangan yang batal menikah dengan total kerugian mencapai Rp11,5 miliar akibat penipuan WO Ayu Puspita.
Banyak pasangan yang terpuruk karena tabungan bertahun-tahun raib seketika dan mereka dipastikan batal menikah.
Namun dari balik ujian untuk para pengantin tersebut, muncul secercah harapan melalui aksi solidaritas para vendor pernikahan.
Muncul kemudian empati dari para pelaku industri kreatif pernikahan yang ternyata jauh lebih besar daripada musibah tersebut.
Melihat banyaknya calon pengantin yang hancur hatinya, sejumlah vendor pernikahan dari berbagai bidang mulai dari Make Up Artist (MUA), dekorasi, katering, hingga fotografer memutuskan untuk turun tangan.
Beberapa inisiatif muncul dari para vendor untuk membantu para korban, dengan menggelar acara nikah massal.
Banyak vendor menawarkan jasa dekorasi dan makeup secara free bagi mereka yang hari pernikahannya sudah sangat dekat namun ditipu.
Bagi korban yang masih memiliki sedikit sisa dana, vendor-vendor lain memberikan potongan harga (korting) besar-besaran agar acara tetap bisa berjalan.
Tidak hanya acara inti, beberapa pihak bahkan memberikan hadiah berupa paket bulan madu, seperti ke Bali, untuk menghibur pasangan yang terdampak.