SketsaNusantara.id - Dunia astronomi internasional memberikan penghormatan tertinggi bagi salah satu ilmuwan terbaik Indonesia.
Ia adalah Profesor Premana Wardayanti Premadi, Ph.D., seorang profesor di bidang astronomi dan kosmologi dari Institut Teknologi Bandung (ITB).
Kini namanya resmi diabadikan sebagai nama sebuah asteroid sebagai Asteroid 12937 Premadi, sebuah pengakuan langka dari dunia astronomi.
Penamaan ini diumumkan oleh Working Group Small Body Nomenclature (WGSBN) dari International Astronomical Union (IAU).
Asteroid yang sebelumnya dikenal dengan kode 12937 kini resmi menyandang nama 12937 Premadi.
Langkah ini diambil WGSBN sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi besar Prof. Premana dalam memajukan ilmu astronomi, tidak hanya di Indonesia tetapi juga di kancah global.
Baca Juga: Optimisme BRI Sambut 2026, Transformasi BRIVolution Diyakini Dorong Kinerja Jangka Panjang
Dikutip dari kanal YouTube KOMPASTV, Prof. Premana Wardayanti Premadi bukan sekadar pengajar; ia adalah pionir dalam penelitian kosmologi di Indonesia.
Perjalanan Premana hingga namanya terukir sebagai bagian dari tata surya bukanlah jalan singkat, ia diketahui menempuh lintasan riset panjang, dedikasi dan pengabdian pada sains.
Premana menempuh pengadilan panjang sebelum namanya diabadikan sebagai sebuah meteor.
Pada tahun 2018 hingga 2023, ia menduduki jabatan sebagai Kepala Observatorium Bosscha, observatorium tertua di Indonesia dan gigih memperjuangkan pelestarian langit gelap dari polusi cahaya.
Ia juga merupakan pendiri Universe Awareness (UNAWE) Indonesia, dimana melalui program ini, beliau mengenalkan keindahan alam semesta kepada anak-anak untuk menumbuhkan rasa toleransi dan kemanusiaan.