Minggu, 19 Juli 2026

Resmi Jadi Relawan KSR PMI, 18 Mahasiswa UNEJ Tegaskan Komitmen Memperkuat Kemanusiaan

Photo Author
Boy Nugroho, Sketsa Nusantara
- Rabu, 31 Desember 2025 | 20:16 WIB
Mahasiswa UNEJ resmi jadi relawan PMI. (Dok. PMI Jember)
Mahasiswa UNEJ resmi jadi relawan PMI. (Dok. PMI Jember)

SketsaNusantara.id - Keluarga besar Korps Sukarela (KSR) PMI Unit UNEJ menerima 18 mahasiswa UNEJ dari berbagai fakultas.

Mereka resmi menjadi anggota di rangkaian Pendidikan dan Pelatihan Dasar (Diklatsar) Lapang yang digelar selama tiga hari, mulai 27 hingga 29 Desember 2025.

Kegiatan bertempat di Lapangan Kebun Durjo, Desa Karangpring, Kecamatan Sukorambi.

Baca Juga: Libur Tahun Baru 2026, PMI Jember Siagakan Tim Medis di Pantai Payangan, Watu Ulo, dan Papuma untuk Antisipasi Lonjakan Wisatawan

Di lokasi yang asri namun menantang ini, para peserta digembleng secara fisik maupun mental untuk siap diterjunkan dalam misi kemanusiaan.

Puncak acara ditandai dengan pelantikan anggota baru yang dilakukan langsung oleh Ayu Asih, Ketua KSR PMI Unit UNEJ Demisioner.

Dalam pesannya, Ayu menekankan pentingnya dedikasi dan konsistensi bagi seorang relawan.

Baca Juga: PMI Jember Pastikan Stok Darah Aman Menjelang Tahun Baru, Tersedia 640 Kantong untuk Penuhi Kebutuhan Medis Warga

"Menjadi relawan bukan sekadar tentang memakai seragam, tapi tentang menanamkan jiwa kemanusiaan dalam setiap tindakan. Saya berharap 18 anggota baru ini mampu menjaga amanah dan nama baik almamater serta organisasi," ujar Ayu Asih usai prosesi pelantikan.

Estafet Kepemimpinan dan Harapan Baru
Senada dengan hal tersebut, Gaesha, Ketua KSR PMI Unit UNEJ terpilih, menyambut hangat bergabungnya belasan rekan baru tersebut.

Menurutnya, penambahan personel ini akan sangat membantu efektivitas program kerja KSR ke depannya, baik di lingkungan kampus maupun masyarakat luas.

"Kami sangat bangga melihat semangat para anggota baru selama Diklatsar di Karangpring. Dengan latar belakang fakultas yang beragam, mereka membawa keahlian yang berbeda-beda yang akan memperkaya kekuatan tim dalam merespon situasi darurat maupun kegiatan sosial," ungkap Gaesha.

Selama tiga hari di lapangan, para peserta mendapatkan berbagai materi penting, di antaranya Manajemen Bencana, yakni simulasi penanganan situasi darurat.

Materi berikutnya adalah Pertolongan Pertama (PP) yaitu teknik evakuasi dan penanganan medis dasar, kesiapan dalam mendukung operasional bantuan, serta kedisiplinan dan kerja sama tim di alam terbuka.

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X