Ia juga merupakan seorang ahli Kosmologi dimana fokus penelitiannya adalah mendalami struktur alam semesta, termasuk studi tentang galaksi dan energi gelap (dark energy).
Karakteristik Asteroid 12937 Premadi yang kini disematkan pada Premana sendiri konon berada di Sabuk Asteroid Utama, di antara orbit planet Mars dan Jupiter.
Asteroid ini pertama kali ditemukan pada tahun 1960 oleh C. J. van Houten, I. van Houten-Groeneveld, dan T. Gehrels dalam survei Palomar-Leiden.
Asteroid Premana sendiri konon membutuhkan waktu beberapa tahun untuk sekali mengelilingi Matahari.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara. Di sini. KLIK DI SINI!
Artikel Terkait
Momen Akhir Tahun di Tapanuli Selatan, Warga dan Anak-anak Berlarian Ceria Saat Prabowo Tinjau Jembatan Darurat Garoga
Resmi Jadi Relawan KSR PMI, 18 Mahasiswa UNEJ Tegaskan Komitmen Memperkuat Kemanusiaan
Refleksi Akhir Tahun Anies Baswedan Sebut 2025 Bak 'Guru Killer', Netizen Kembali Ungkit Nilai 11/100 dan Sampaikan Harapan Ini untuk Pemerintah
Update Kasus Pengerusakan Rumah Nenek Elina, Polda Jawa Timur Tangkap Tersangka Ketiga hingga Ungkap Perannya
Daftar Tersangka Kasus Pengusiran Nenek Elina dan Perannya, Polda Jatim Tangkap 3 Orang Termasuk Samuel
4 Kabar Terbaru Pencarian WNA Spanyol yang Hilang Pasca KM Putri Sakinah Tenggelam, Tim SAR Fokus Menyisir Sekitar Pulau Padar