SketsaNusantara.id - Hampir 1 bulan bencana banjir dan tanah longsor pertama kali menghantam sejumlah wilayah di Sumatra.
Kini, air mulai surut di beberapa tempat, namun krisis baru muncul, salah satunya keterbatasan air bersih.
Ketiadaaan akses air bersih selama berhari-hari ini dialami warga Desa Sekumur, Kecamatan Sekerak, Aceh Tamiang.
Baca Juga: Lebih dari 3 Pekan, Desa Sekumur Aceh Tamiang Masih Terputus dan Butuh Akses Darurat
Dalam video amatir yang diunggah akun TikTok @Apa Aja pada Minggu, 21 Desember 2025, terekam perjuangan warga dalam bertahan hidup di sisa-sisa bencana.
Video tersebut memperlihatkan bagaimana warga desa harus berpikir keras dalam memenuhi kebutuhan paling mendasar, yakni makan dan minum.
Warga yang terisolasi oleh genangan air terpaksa menggunakan air sisa banjir yang berwarna kecokelatan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Dalam rekaman tersebut, terlihat seorang pria yang tengah berjongkok di pinggir genangan. Ia lalu mengumpulkan air sisa banjir yang tak lagi jernih itu dengan jerigen besar.
Saat ditanya tujuan pengambilan air yang tampak tak layak konsumsi itu, pria tersebut hanya menjawab singkat.
“Untuk masak,” ujarnya dalam nada pasran yang menggambarkan betapa mendesaknya situasi di lapangan.
Baca Juga: Heboh Butiran Emas di Lumpur Pasca Banjir Bandang di Aceh Surut, Warga: Bencana Membawa Berkah
Ketiadaan pasokan air bersih menjadi krisis baru pascabencana yang melanda sebagian besar wilayah terdampak.
Kondisi ini kian parah usai sumur-sumur warga dilaporkan tercemar lumpur serta bantuan air bersih yang belum menjangkau seluruh wilayah.