keterangan dalam video tersebut menyebutkan, apa yang dilakukan warga Desa Sekumur bukanlah sebuah pilihan, namun keharusan demi bertahan hidup.
Ketiadaan pasokan air bersih hanya satu dari sekian krisis yang harus dihadapi korban terdampak banjir di Sumatra.
Kisah dari Desa Sekumur ini juga menjadi pengingat bagi pihak-pihak terkait bahwa air bersih merupakan kebutuhan krusial saat ini.
Di tengah upaya pemulihan pascabanjir, akses terhadap air bersih menjadi penentu kesehatan korban terdampak yang kini dalam kondisi rentan.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!
Artikel Terkait
Menepati Janji hingga Usia Senja, Kakek La Ode Muhammad Sidik Raih Gelar Sarjana di Usia 85 Tahun dengan IPK 3,5
Ngeri! Intip Apa saja Kontroversi Ustadz Zaky Mubarok Sebelum Kini Geger Dituduh Lakukan Pelecehan
Innalilahi, Ustadz Muhammad Jazir Dewan Syuro Masjid Jogokariyan Yogyakarta Meninggal Dunia
Siapa Ustadz Muhammad Jazir ASP? Inilah Profil Ketua Dewan Syuro Masjid Jogokariyan Yogyakarta yang Meninggal Dunia
4 Fakta Kebakaran di Rumah Makan Bu Lanny Patrang Jember, Pernyataan Damkar hingga Korban dan Total Kerugian
Pramuka Jember Salurkan Bantuan Sebesar Rp100 Juta untuk Korban Bencana di Sumatra dan Aceh
Jember Marching Band Rajai Jakarta Drum Corp International 2025, Bidik Target Besar di Porprov