news

Adaptasi Metode dari Swiss dan Jepang, Ferry Irwandi Usulkan Penanganan Puing Kayu Sisa Banjir untuk Pemulihan Pascabencana di Sumatera

Senin, 22 Desember 2025 | 08:30 WIB
Potret Ferry Irwandi usulkan penanganan puing kayu yang menghambat proses penyaluran logistik sekaligus jadi solusi pemulihan berkelanjutan pasca banjir di Sumatera (Instagram/irwandiferry)

"Lagi-lagi, Fery Irwandi yang hanya seorang warga sudah berpikir sejauh ini sampai belajah hiydrodynamic analisis hingg amembandingkan case study berdasarkan studi di lapangan, sementara pemerintah masih sibuk rapat masih belum ada solusi semacam ini yang dibahas," komentar salah satu warganet.

Baca Juga: Ferry Irwandi Ungkap Total Bantuan yang Sudah Tersalurkan untuk Korban Banjir Sumatra Mencapai 310 Ton: Kita Harus Amanah

Sebelumnya, Ferry berhasil menggalang donasi lebih dari Rp10 miliar dalam waktu 24 jam untuk membantu korban banjir di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat melalui platform Kitabisa dan Malaka Project.

Bantuan tersebut disalurkan dalam bentuk logistik, makanan siap saji, obat-obatan, air bersih, hingga penyediaan genset dan akses internet menggunakan Starlink di wilayah yang masih mengalami pemadaman listrik.

Melalui pengalamannya terjun langsung ke lapangan, Ferry berharap penanganan pascabencana di Sumatera tidak hanya berfokus pada bantuan darurat, tetapi juga mengadopsi pendekatan ilmiah sederhana agar pemulihan dapat berjalan lebih cepat, efektif, dan berkelanjutan.

Baca Juga: Kembali Turun ke Daerah Terisolir Meski Sempat Alami Gangguan Kesehatan, Ferry Irwandi Tegaskan Komitmen Kemanusiaan untuk Korban Banjir Bandang Aceh

Ferry juga menekankan pentingnya pelestarian lingkungan agar kejadian serupa di Sumatera tak kembali terulang di kemudian hari.

"Dari benchmarking yang gue pelajari di negara-negara maju, emang gak instan, tapi bisa dilakukan, bisa dicegah, bisa diberesin," ujar Ferry.

"Ditambah regulasi pelestarian Hutan juga harus benar-benar diperkuat. Yok bisa yok. mari membantu, mari bersatu untuk Indonesia!" pungkasnya.***

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini 

Halaman:

Tags

Terkini