"Lagi-lagi, Fery Irwandi yang hanya seorang warga sudah berpikir sejauh ini sampai belajah hiydrodynamic analisis hingg amembandingkan case study berdasarkan studi di lapangan, sementara pemerintah masih sibuk rapat masih belum ada solusi semacam ini yang dibahas," komentar salah satu warganet.
Sebelumnya, Ferry berhasil menggalang donasi lebih dari Rp10 miliar dalam waktu 24 jam untuk membantu korban banjir di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat melalui platform Kitabisa dan Malaka Project.
Bantuan tersebut disalurkan dalam bentuk logistik, makanan siap saji, obat-obatan, air bersih, hingga penyediaan genset dan akses internet menggunakan Starlink di wilayah yang masih mengalami pemadaman listrik.
Melalui pengalamannya terjun langsung ke lapangan, Ferry berharap penanganan pascabencana di Sumatera tidak hanya berfokus pada bantuan darurat, tetapi juga mengadopsi pendekatan ilmiah sederhana agar pemulihan dapat berjalan lebih cepat, efektif, dan berkelanjutan.
Ferry juga menekankan pentingnya pelestarian lingkungan agar kejadian serupa di Sumatera tak kembali terulang di kemudian hari.
"Dari benchmarking yang gue pelajari di negara-negara maju, emang gak instan, tapi bisa dilakukan, bisa dicegah, bisa diberesin," ujar Ferry.
"Ditambah regulasi pelestarian Hutan juga harus benar-benar diperkuat. Yok bisa yok. mari membantu, mari bersatu untuk Indonesia!" pungkasnya.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini
Artikel Terkait
Ferry Irwandi Kembali ke Jakarta Usai Bertugas di Lokasi Banjir Bandang: Stok Obat Habis dan Kondisi Kesehatan Membuatnya Tak Ingin Jadi Beban
Ferry Irwandi Terima Maaf Anggota DPR RI Usai Disindir 'Sok Paling Kerja' Saat Bantu Korban Bencana, Minta Publik Fokus Beri Dukungan untuk Sumatera
Disinggung Soal Pejabat yang Mengatakan ‘Cuma Nyumbang Rp10 Miliar, Negara Sudah Triliunan’, Ferry Irwandi: Gue Malah Ngerasa…
Ferry Irwandi Paparkan Prioritas Logistik Aceh 2025 dan Pentingnya Makanan Siap Makan bagi Korban Bencana
Anggota Dewan Persoalkan Warga yang Manfaatkan Kayu Gelondongan Sisa Banjir Sumatera, Benarkah Termasuk Pelanggaran Hukum? Begini Penjelasan Para Ahli
Warga Bantu Warga, Masyarakat Ranah Minang Salurkan Bantuan 1 Ton Rendang ke Aceh dan Sumatera Utara, Meski Sama-Sama Terdampak Bencana Banjir