Minggu, 19 Juli 2026

Disinggung Soal Pejabat yang Mengatakan ‘Cuma Nyumbang Rp10 Miliar, Negara Sudah Triliunan’, Ferry Irwandi: Gue Malah Ngerasa…

Photo Author
Nurul Olivia Ulfa, Sketsa Nusantara
- Selasa, 9 Desember 2025 | 19:30 WIB
Berikut ini tanggapan Ferry Irwandi saat ada salah satu pejabat yang menyinggung bahwa dirinya ‘Cuma nyumbang Rp10 miliar, negara sudah triliunan’. (Instagram/irwandiferry  Threads/endipat.wijaya)
Berikut ini tanggapan Ferry Irwandi saat ada salah satu pejabat yang menyinggung bahwa dirinya ‘Cuma nyumbang Rp10 miliar, negara sudah triliunan’. (Instagram/irwandiferry Threads/endipat.wijaya)

 

SketsaNusantara.id – Influencer sekaligus pegiat kemanusiaan dan sosial, Ferry Irwandi, baru-baru ini disinggung soal aksinya dalam membantu korban banjir di Sumatra.

Diketahui berhasil mengumpulkan donasi sebanyak lebih dari Rp10 miliar lewat platform kemanusiaan, rupanya ada pihak yang memberikan tanggapan kurang mengenakkan.

Pernyataan ini datang dari Anggota Komisi I DPR (Dewan Perwakilan Rakyat) RI, Endipat Wijaya, yang menyindir donasi banjir yang dikumpulkan oleh Ferry.

Baca Juga: Ferry Irwandi Kembali ke Jakarta Usai Bertugas di Lokasi Banjir Bandang: Stok Obat Habis dan Kondisi Kesehatan Membuatnya Tak Ingin Jadi Beban

Endipat menyebutkan bahwa upaya yang telah dilakukan Ferry tidak sebanding dengan usaha yang sudah dilakukan oleh pemerintah.

Dalam pernyataannya, Endipat meminta masyarakat peka akan isu sensitif nasional dan membantu pemerintah dalam menginformasikan kabar tersebut.

“Kami mohon untuk mengerti dan tahu persis isu sensitif nasional dan membantu pemerintah, memberitahukan dan mengamplifikasi informasi itu,” kata Endipat.

Baca Juga: Ferry Irwandi Geram Banyak Media Online yang Sebut Dirinya Mengatakan Pemerintah Tutup Mata atas Bencana di Sumatra: Fitnah

Endipat merasa bahwa ada pihak-pihak yang merasa paling sudah membantu korban di Sumatra dan bantuan dari pemerintah kalah viral.

“Sehingga tidak kalah viral dibandingkan dengan teman-teman yang sekarang ini sok paling-paling di Aceh dan Sumatra,” lanjutnya.

Baginya, negara sudah hadir sejak awal bencana tersebut tersiar di media tapi kalah pamor dengan pihak yang baru datang satu kali.

“Ada orang yang datang cuma sekali tapi seolah-olah sudah paling bekerja, padahal negara udah hadir dari awal,” imbuhnya.

Pemerintah mengklaim bahwa sudah membuat ratusan posko dan kalah viral dengan pihak yang baru bisa membuat satu posko.

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X