news

Alih Fungsi Hutan ke Sawit, Aceh Tamiang Alami Dampak Banjir Paling Parah

Rabu, 17 Desember 2025 | 12:30 WIB
Desa Baling Karang, Kec. Sekerak, Aceh Tamiang. (Instagram @rumahrelawanremajaofficial)

Menurut Andja, kedua daerah tersebut relatif tidak terdampak bencana karena masih memiliki tutupan hutan yang baik.

Baca Juga: Jawaban Prabowo Subianto Soal Desakan Status Bencana Nasional untuk Aceh dan Sumatera: Hanya 3 dari 38 Provinsi!

"Dibandingkan dengan daerah Pulo Aceh, mereka masih memiliki banyak hutan,"

"Aceh Selatan juga hutan mereka masih banyak yang bagus jadi hanya sedikit sekali terdampak banjir," jelasnya.

Dampak bencana ini juga menyebabkan lonjakan harga kebutuhan pokok dengan ketersediaan yang terbatas.

Baca Juga: Ferry Irwandi Ungkap Gagasannya untuk Mendistribusikan Komoditas Cabai di Aceh ke Jakarta: Over Supply, Harga Makin Turun

Meski demikian, pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) saat ini mulai berangsur normal setelah sebelumnya sempat langka dan mencapai harga Rp50ribu per liter.

"Namun sampai hari ini masih terjadi kelangkaan gas elpiji. Banyak pelaku UMKM terpaksa menutup sementara usahanya karena tidak ada gas," ujarnya.

Ia menambahkan, sebagian warga kini beralih memasak menggunakan kayu bakar atau kompor minyak tanah sebagai alternatif.***

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara. Di sini. KLIK DI SINI!

Halaman:

Tags

Terkini