SketsaNusantara.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung akhirnya buka suara menanggapi kabar yang viral baru-baru ini.
Sebuah video beredar di media sosial memperlihatkan puluhan siswa SDN Batununggal 117 yang duduk lesehan di trotoar.
Narasi dalam video menyebutkan, siswa SD tersebut tengah menunggu untuk menyambut Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan.
Namun setelah 5 jam menunggu, Wali Kota Bandung periode 2024-2029 ini tak kunjung datang.
Pemkot Bandung melalui Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) menegaskan bahwa tidak ada instruksi untuk mengerahkan siswa SDN 117 Batununggal.
“Pengerahan anak sekolah tidak diperbolehkan dan itu bukan kebijakan pemerintah kota,” ujar Kadin Diskominfo Kota Bandung Yayan Ahmad Brilyana sebagaimana dikutip SketsaNusantara.id dari laman Portal pemerintahan Jawa Barat.
Dalam keterangan resminya, Yayan mengungkapkan adanya inisiatif internal untuk bertemu Wali Kota.
“Kebetulan rencananya Pak Wali Kota akan kunjungan. Anak-anak selesai upacara dan ada inisiatif internal untuk bertemu Wali Kota,” imbuh Yayan lagi pada Rabu, 26 November 2025.
Yayan menambahkan, Wali Kota Bandung juga menginstruksikan untuk tidak mengerahkan anak-anak dalam setiap kunjungan.
“Pak Wali memerintahkan setiap kunjungan ke lapangan benar-benar harus ada permasalahan yang diselesaikan, dilakukan secara sederhana dan tidak mengerahkan anak-anak,” terangnya.
Ia juga menegaskan, kunjungan Wali Kota tersebut juga hanya mengundang pihak-pihak berkepentingan langsung.