“Untuk kehadiran pun hanya pihak yang memiliki kepentingan. Tidak boleh ada kegiatan yang mengundang kerumunan tanpa kebutuhan, apalagi melibatkan anak-anak,” tegas Yayan.
Sebelumnya, dalam narasi yang diunggah Instagram @bandungunfold, para siswa SDN 117 Batununggal telah bersiap untuk menyambut Muhammad Farhan sejak pukul 8.00 WIB.
Farhan sendiri dikabarkan memiliki jadwal kunjungan ke wilayah sekitar untuk meresmikan program Buruan Sae.
Kabar ini sempat memicu kekesalan netizen yang mempertanyakan asal mula instruksi untuk menyambut Wali Kota.
“Siapa yang ngasih instruksi? @bdg.disdik dan @bdg.sdn117batununggual tolonglah, sudah nggak zaman mau dipuji seperti itu. Wali Kota mau berkunjung pun biarkan saja, buat lihat proses belajar mengajar,” komentar akun Instagram @guspur_2020.
“Siapa yang harus dipersalahkan kalau sudah begini?” tanya akun @kiefleezoel.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!
Artikel Terkait
Profil dan Pemilik Bandara IMIP di Morowali yang Disebut Ilegal karena Tanpa Imigrasi dan Bea Cukai Lengkap dengan Statusnya
Sah? Gus Yahya Resmi Dipecat dari Jabatan Ketua Umum PBNU
Isi Surat Edaran Pemecatan Gus Yahya dari Jabatan Ketua Umum PBNU
Siapa Ketua Umum PBNU yang Baru Jika Gus Yahya Benar-benar Dipecat?
Universitas Oxford Dikritik Keras Usai Abaikan Nama Peneliti Indonesia dalam Temuan Rafflesia Hasselti, Kolonialisme Akademik?
Arief Camra Ketua Yayasan Griya Lansia Malang Mendadak Diperiksa Ditressiber Polda Jatim, Ada Apa?
4 Fakta Penemuan Mayat Pria Tanpa Identitas di Sungai Bedadung Jember, Kronologi hingga Ciri-ciri Fisik