SketsaNusantara.id - Sebuah kisah inspiratif datang dari Surabaya. Raihan Jouzu Syamsudin, siswa SMPN 57 Surabaya, berhasil mencuri perhatian publik setelah aksi kreatifnya mengolah limbah kulit bawang putih menjadi produk tinta spidol yang ramah lingkungan.
Kisahnya dipublikasikan dalam sebuah unggahan di akun Instagram @cretivox, yang langsung menarik perhatian dan memperoleh lebih dari 50 ribu likes hanya dalam waktu satu hari.
“Raihan Jouzu Syamsudin, siswa SMPN 57 Surabaya, berhasil mengumpulkan hingga 3,12 ton kulit bawang putih dari 25 mitra di pasar dan kampung sekitar kota untuk diolah menjadi tinta spidol,” tulis caption yang dilansir SketsaNusantara.id dari unggahan Instagram @cretivox.
Baca Juga: Perkuat Penanganan Bencana, PMI Jember Berangkatkan 3 Relawan Terlatih untuk Pemetaan Dampak Erupsi Gunung Semeru
Jumlah tersebut menunjukkan keseriusan Raihan dalam mengembangkan inovasi berbasis lingkungan, sekaligus membangun jejaring mitra kerja meski masih berusia sangat muda.
“Dalam proses produksinya, kulit bawang putih disangrai hingga menjadi pigmen hitam alami sebelum dicampur dengan bahan pengikat agar bisa dijadikan tinta spidol,” lanjut lanjut, akun tersebut memaparkan proses produksi secara detail.
Proses tersebut menunjukkan bahwa Raihan tidak sekadar menjalankan ide kreatif, tetapi juga memahami proses teknis sehingga menghasilkan produk berkualitas.
Tak berhenti sampai di tinta spidol, unggahan itu juga menyebutkan bahwa Raihan tengah bersiap memperluas pengembangan produk.
“Tinta hasil karya Raihan sudah dijual dan berencana mengembangkan produk lain seperti toner fotokopi dari kulit bawang putih, eco enzyme, dan sabun cair,” jelasnya.
Ambisi besar ini memperlihatkan bagaimana pendidikan lingkungan bisa tumbuh menjadi model usaha masa depan yang berkelanjutan.
Publik merespons positif aksi inspiratif tersebut. Berbagai komentar di kolom unggahan mencerminkan kekaguman dan apresiasi besar bagi Raihan yang dianggap sebagai contoh generasi muda yang peduli lingkungan.
“Kerenn banget dek, buat ide usaha kelak. Respect,” tulis akun @ibs.foundation memberi komentar berupa dorongan motivatif. Komentar itu mendapatkan ratusan likes sebagai bentuk apresiasi luas masyarakat.
Tak hanya itu, dukungan juga datang dari banyak akun lainnya.