Minggu, 19 Juli 2026

PMI Jember Gembleng 33 Guru SD dalam ToF PMR Mula, Strategi Tanamkan Semangat Kerelawanan di Era Digital

Photo Author
Zuhana Anibuddin Zuhro, Sketsa Nusantara
- Kamis, 20 November 2025 | 11:23 WIB
Pembinaan PMR Mula diperkuat, PMI Jember latih 33 guru SD jadi fasilitator kemanusiaan dan tanggap bencana (Dok. PMI Jember)
Pembinaan PMR Mula diperkuat, PMI Jember latih 33 guru SD jadi fasilitator kemanusiaan dan tanggap bencana (Dok. PMI Jember)

SketsaNusantara.id - Upaya membangun generasi muda yang berjiwa kemanusiaan kembali digencarkan oleh Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Jember. Sebanyak 33 guru Sekolah Dasar (SD) dari berbagai wilayah mengikuti Training of Facilitator (ToF) Pembinaan PMR Mula selama tiga hari di Aula PMI Jember, mulai Kamis 20 November 2025.

Program ini menjadi langkah strategis untuk menghidupkan kembali kegiatan Palang Merah Remaja (PMR) Mula sebagai wadah pembentukan karakter peduli sesama sejak dini.

Ketua PMI Kabupaten Jember, Zainollah, S.Pd, menyampaikan apresiasi kepada para pendidik yang bersedia meluangkan waktu dan komitmen mengikuti pelatihan intensif tersebut. Menurutnya, keterlibatan guru sangat penting karena mereka menjadi ujung tombak edukasi kemanusiaan di tingkat sekolah dasar.

Baca Juga: KSR PMI Unmuh Jember Rayakan Dies Natalis ke-18, Kampus dan PMI Jember Sampaikan Apresiasi hingga Pesan untuk Relawan Muda

“Kami memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas kehadiran Bapak/Ibu dan kesediaan mengikuti ToF pembinaan PMR selama tiga hari ini,” ujar Zainollah dalam sambutannya.

Ia menegaskan bahwa seluruh materi yang diterima para guru harus dapat diteruskan kepada siswa.

“Ilmu yang Bapak/Ibu serap di sini harus mampu ditransformasikan kepada peserta didik di tingkat PMR Mula.”

Zainollah menjelaskan bahwa pembinaan PMR Mula merupakan bagian dari strategi jangka panjang PMI dalam menanamkan nilai kemanusiaan, kepedulian sosial, dan semangat kerelawanan. Melalui jenjang PMR yang dimulai dari tingkat sekolah dasar, PMI berharap dapat membentuk karakter generasi muda yang lebih siap menghadapi perkembangan zaman.

Baca Juga: HUT ke-62 Brigif 9 Jember: Ratusan Personel TNI Berpartisipasi dalam Donor Darah hingga Hasilkan 108 Kantong untuk PMI

“Ini adalah fondasi penting dan investasi yang akan mereka bawa hingga dewasa,” lanjutnya.

Ia menekankan bahwa pendidikan kemanusiaan sejak dini memiliki dampak signifikan untuk menciptakan individu yang lebih peduli, tanggap, dan berempati terhadap sesama.

Dalam kesempatan tersebut, Zainollah juga menyinggung berbagai tantangan era digital dan globalisasi. Menurutnya, derasnya arus informasi dan perubahan perilaku sosial anak perlu diimbangi dengan pembentukan karakter positif yang diperkuat melalui kegiatan PMR. Ia menyebut PMR Mula dapat menjadi ruang integrasi antara guru, siswa, dan relawan PMI untuk memperkuat nilai solidaritas.

Baca Juga: SMKN 4 Jember Terima Paket Siaga Bencana dari JRCS–PMI, Ini Manfaatnya bagi Kesiapsiagaan Sekolah Hadapi Ancaman Alam

“Kita menghadapi godaan digitalisasi dan globalisasi yang penuh tantangan. Dengan pondasi yang kuat, kita berharap generasi muda PMI mampu menghadapinya,” tegasnya.

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X