Program ToF bagi guru SD ini dirancang secara bertahap, mencakup materi dasar PMR Mula, teknik fasilitasi, pengetahuan pertolongan pertama sederhana, hingga edukasi kebencanaan yang disesuaikan dengan kurikulum PMI. Pendekatan ini diharapkan mampu memastikan pembinaan PMR berjalan konsisten dan berkesinambungan.
Melalui pelatihan ini, PMI Jember menargetkan setiap sekolah yang mengirimkan guru peserta dapat kembali mengaktifkan atau memperkuat kegiatan PMR Mula. Para guru tidak hanya akan berperan sebagai pembina, tetapi juga sebagai fasilitator yang mampu membangun lingkungan sekolah yang peduli sosial, siap siaga, dan responsif terhadap situasi darurat.
Dengan berbagai materi yang telah diberikan, PMI Jember optimistis para peserta pelatihan mampu mengimplementasikannya secara langsung dalam kegiatan pembinaan siswa. Upaya ini diharapkan menjadi langkah penting bagi tumbuhnya budaya kerelawanan di kalangan anak-anak mulai dari jenjang pendidikan paling dasar.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara. Di sini. KLIK DI SINI!
Artikel Terkait
2 Hari Pelatihan di Puger dan Gumukmas, PMI Jember Bentuk Generasi Muda Tangguh Bencana
Warga Kalisat Sumbang 52 Kantong Darah, PMI Jember Apresiasi Antusiasme dan Rutinan Donor di Kecamatan
Semangat Hari Korpri, ASN Polres Jember Buktikan Kepedulian dengan Donor Darah, 17 Kantong Tersalurkan ke PMI
PMI Jember Gelar Pelatihan PMR Tingkat Sekolah Dasar, Siapkan Guru SD/MI Jadi Fasilitator dan Dorong Kaderisasi Relawan
Cara Unik Warga NU Rambipuji Menjaga Stok Darah di PMI, Wujudkan Kebersamaan demi Kesehatan
KSR PMI Unit ITS Mandala Jember Gelar Diklatsar Lapang, 16 Anggota Baru Belajar Bertahan di Hutan Karet Durjo saat Cuaca Buruk