news

Jalur Pendakian Ditutup Pasca Gunung Semeru Erupsi Semburkan Awan Panas, Begini Kondisi Para Pendaki yang Berada di Ranu Kumbolo

Kamis, 20 November 2025 | 07:30 WIB
Potret Gunung Semeru berstatus Awas (Level IV) usai muntahkan awan panas yang meluncur hingga ke Jembatan Gladak Perak Lumajang, TNBTS tutup sementara jalur pendakian hingga kondisi aman (magma.esdm.go.id)

SketsaNusantara.id - Gunung Semeru kembali erupsi mengeluarkan awan panas guguran (APG) yang menyebabkan jalur pendakian ditutup.

Balai Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) telah mengeluarkan pengumuman resmi terkait penutupan jalur pendakian, pasca Gunung Semeru erupsi pada hari Rabu, 16 November 2025.

Jalur pendakian ditutup sementara hingga kondisi aman mengingat aktivitas vulkanik meningkat status gunung berapi aktif yang di Lumajang, Jawa Timur itu kini meningkat menjadi Level IV (Awas).

Baca Juga: Gunung Semeru Kembali Erupsi, Semburkan Abu Vulkanik Setinggi 2000 Meter 

"Sehubungan dengan kenaikan tingkat aktivitas Gunung Semeru dari level II (Waspada) ke level III (Siaga) kemudian menjadi level IV (Awas) per 19 November 2025 oleh PVMBG, maka kegiatan pendakian Gunung Semeru (Ranu Kumbolo) ditutup sementara," begitulah yang tertulis dalam pengumuman resmi yang diunggah di akun Instagram @bbtnbromotenggersemeru pada hari Rabu, 19 November 2025.

"Penutupan jalur pendakian Semeru dilakukan sejak pengumuman ini diterbitkan hingga dinyatakan aman dengan mempertimbangkan rekomendasi radius bahaya (8 km dari puncak dan sektoral 20 km ke arah selatan–tenggara)," tuturnya.

TNBTS mengimbau seluruh masyarakat dan pengunjung untuk mematuhi peraturan serta menghindari zona bahaya sesuai rekomendasi dari PVMBG.

Dalam unggahan tersebut, TNBTS juga mengumukan mekanisme rechedule bagi para pendaki yang sudah terlanjur booking tiket secara online.

"Bagi pendaki yang telah melakukan pembelian tiket melalui booking online di bromotenggersemeru.id dapat melakukan reschedule yang mekanismenya akan kami informasikan berikutnya," terangnya.

Sebagaimana diketahui, Semeru mengeluarkan awan panas pada hari Rabu, 16 November 2025. Momen detik-detik Semeru erupsi menyemburkan awan panas terekam kamera warganet yang terjadi sekitar pukul 14:30 hingga 16:00 waktu setempat.

Baca Juga: Gunung Semeru Kembali Erupsi, Luncurkan Awan Panas Hingga 5 Kilometer, BPBD Lumajang Minta Warga Waspada

Dalam video CCTV yang diunggah di Instagram, tampak guguran awan panas meluncur dari puncak kawah Gunung Semeru dengan abu vulkanik berwarna abu-abu membumbung setinggi 2 km.

Badan Penanggulanangan Bencana Daerah atau BPBD Jawa Timur menjelaskan bahwa Semeru mengeluarkan awan panas dengan amplitudo maksimum 40 mm dan jarak luncur mencapai 14 km dari puncak yang terbawa angin mengarah ke utara.

Kondisi cuaca di sekitar gunung Semeru terpantau mendung dengan diselimuti awan gelap. Warga Lumajang juga mengabarkan kondisi Jembatan Gladak Perak yang sudah diterjang awan abu vulkanik.

Halaman:

Tags

Terkini