Pemerintah setempat telah menetapkan status tanggap darurat menutup akses Jembatan Gladak Perak di Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang untuk keamanan serta melakukan evakuasi warga yang berada di kawasan zona merah.
Erupsi Gunung Semeru seketika menjadi perbincangan hangat di media sosial. Tak sedikit warganet yang penasaran dengan kondisi para pendaki yang terlanjur naik menuju puncak.
Berdasarkan penelusuran SketsaNusantara.id, terpantau para pendaki dalam kondisi aman pasca terjadi erupsi. Hal ini diketahui dari unggahan salah satu pendaki yang berada di Ranu Kumbolo.
"Kondisi Ranu Kumbolo saat erupsi Semeru 19-11-2025 pukul 4:48, alhamdulillah kami semua aman," begitulah yang tertulis dalam video unggahan salah satu pendaki, dilansir dari akun Instagram @langit _mahameru.3676 pada hari Kamis, 20 November 2025.
Terpantau kondisi cuaca di sekitar Ranu KUmnolo berkabut. Terlihat para pendaki beristirahat dalam tenda masing-masing saat Gunung Semeru mengalami erupsi.
"Visual tidak terlihat puncak Gunung Semeru karena kabut dan saat ini APG meluncur ke arah tenggara, sedangkan Ranu Kumbolo berada di sebelah utara," ungkap salah pendaki yang merekam video.
"Mohon doanya temen-temen semua, semoga kami serta warga Jatim semuanya yang ada di sekitar Semeru aman dan diberi keselamatan," pungkasnya.
Baca Juga: Tak Cukup Informasi Status Gunung Raung, Pendaki Gunung Asal Sidoarjo Ini Sempat Terjebak Erupsi
Diketahui, sejumlah pendaki dikabarkan masih terjebak di Ranu Kumbolo pasca Gunung Semeru erupsi. Basarnas memastikan kondisi para pendaki yang berada di jalur pendakian dalam keadaan aman.
Petugas Basarnas menyebut sejumlah pendaki berkemah di kawasan Ranu Kombolo yang berada di ketinggian 2.400 meter dari permukaan laut (mdpl) atau sekitar 3 km dari puncak Gunung Semeru.
Basarnas mengonfirmasi bahwa setidaknya ada 60 orang pendaki yang didampingi 15 pendamping yang tertahan di Ranu Kumbolo karena hujan ringan yang membuat jalur pendakian tertutup kabut.
Pihaknya terus memantau dengan terus berkomunikasi dengan relawan serta menghimbau para pendaki untuk segera turun.
Basarnas juga siagakan tim gabungan dari BNPB, BPBD dan TNI/Polri yang dikerahkan untuk membantu proses evakuasi agar para pendaki bisa keluar dari kawasan Gunung Semeru dengan selamat.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini
Artikel Terkait
Efek Letusan Gunung Samalas, Kelaparan di Mana-Mana, Erupsi Dahsyat yang Mengubur Kerajaan Lombok
Selain Gunung Raung, Sejumlah Gunung Api di Indonesia Mengalami Erupsi pada Pekan Perayaan Natal 2024, Bagaimana Statusnya?
Wartawan Dilarang Meliput Proses Evakuasi Baim Pendaki yang Terjatuh di Gunung Saeng Bondowoso, Oknum Polisi Tunjukan Sikap Arogan
Gunung Raung Tercatat 6 Kali Erupsi Muntahkan Abu Vulkanik Setinggi 1 Km, PVMBG Tetapkan Status Waspada, 3 Kecamatan di Jember Ini Ikut Terdampak
Waspada Gunung Raung Erupsi, Jalur Pendakian via Kalibaru Banyuwangi Ditutup Sementara, Bagaimana Nasib Pendaki yang Sudah Terlanjur Naik?
Detik-Detik Gunung Merapi Erupsi Muntahkan Awan Panas, Badan Geologi tetapkan Status Siaga, Imbau Masyarakat Tidak Panik dan Tetap Waspada