news

Rais Aam PBNU Sindir Gus Elham Yahya Usai Video Cium Anak Perempuan di Depan Jamaah Viral: Dakwah Macam Apa Itu

Jumat, 14 November 2025 | 06:30 WIB
Rais Aamiin PBNU kecamatan Gus Elham Yahya (YouTube Liputan6 dan Instagram.com/@ellhamyahya)

 

SketsaNusantara.id - Nama Gus Elham Yahya masih terus menjadi perbincangan meskipun ia telah mengucapkan permohonan maaf kepada banyak pihak.

Imbas video viral mencium anak perempuan saat pengajian membuat nama Gus El, panggilan akrab Elham Yahya, terus dibicarakan hingga kini.

Sejak video tersebut viral, tak sedikit kecaman yang ditujukan kepada dirinya. Bahkan banyak kata-kata kasar yang sengaja dialamatkan kepada Gus Elham Yahya.

 Baca Juga: Viral Ibu-ibu Antre Air Barokah yang Disentuh Tangan Gus Elham Yahya Sembari Menunggu Giliran Bersalaman

Selain masyarakat awam, kecaman untuk Gus El juga ditujukan oleh lembaga negara hingga Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).

Beberapa waktu lalu Kementerian Agama (Kemenag) melalui Wakil Menteri Agama (Wamenag) Romo Muhammad Syafii turut memberikan komentar.

Saat ditemui awak media di Gedung Parlemen DPR/MPR RI di Senayan, Romo Syafii menyebut bahwa tindakan Gus Elham Yahya sangat tidak pantas.

 Baca Juga: Profil dan Biodata Lengkap Gus Elham Yahya, Cucu Kyai Kediri yang Viral Cium Anak Perempuan: Akun Instagram 

Terlebih sosok Gus Elham ini merupakan seorang pendakwah dan juga pendiri majelis taklim Ibadallah yang memiliki banyak jamaah.

“Kita sepakat dengan publik, bahwa itu tidak pantas!,” ucapnya, seperti dikutip pada Jumat, 14 November 2025.

Sementara itu pihak PBNU juga turut merespon adanya video viral yang menunjukkan perilaku Gus Elham saat berdakwah itu.

 Baca Juga: Video Viral Gus Elham Yahya Cium Anak Perempuan Sampai ke Kementerian Agama, Wamenag: Itu Tidak Pantas!

Melalui Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar, Nahdlatul Ulama secara resmi mengecam tindakan dari anak pengasuh ponpes Al-Ikhlas Kediri itu.

Kiai Akhyar menyebut bahwa tindakan Gus Elham Yahya adalah tidak pantas dan tidak bisa ditoleransi.

Halaman:

Tags

Terkini