Kamis, 4 Juni 2026

Gagal Jadi Juara Lomba Mewarnai Karena Dinilai Terlalu Bagus, Pihak Sekolah Klarifikasi: Tidak Ada Niat untuk Meragukan Kemampuan Anak

Photo Author
Nurul Olivia Ulfa, Sketsa Nusantara
- Kamis, 13 November 2025 | 16:30 WIB
Gambar hanya ilustrasi. Pihak sekolah berikan klarifikasi terkait anak TK yang gagal jadi juara lomba mewarnai karena gambarnya terlalu bagus.   (Craig Adderley from Pexels)
Gambar hanya ilustrasi. Pihak sekolah berikan klarifikasi terkait anak TK yang gagal jadi juara lomba mewarnai karena gambarnya terlalu bagus. (Craig Adderley from Pexels)

SketsaNusantara.id - Baru-baru ini viral sebuah kejadian anak TK yang gagal mendapatkan juara lomba mewarnai.

Alasannya cukup unik yaitu karena juri menilai gambar anak TK tersebut terlalu bagus untuk anak seusianya.

Selain itu, juri curiga jika orang tua sang anak ikut membantu dalam proses mewarnai gambar tersebut.

Baca Juga: Hati-Hati! Viral Kasus Jual Beli Anak Melalui Grup Facebook dengan Dalih Adopsi, Korban Berusia di Bawah 5 Tahun

Geram dikatakan demikian, orang tua pun tidak tinggal diam dan membuat video yang seketika viral di jagat TikTok.

Akun TikTok bernama @nailabitania memublikasikan video situasi lomba dan juri yang menilai gambar sang anak.

Melihat keramaian di dunia maya tersebut, pihak sekolah yaitu PAUD Terpadu Mutiara, Kabupaten Batang, Jawa Tengah, akhirnya memberikan klarifikasi.

Baca Juga: Profil dan Biodata Lengkap Gus Elham Yahya, Cucu Kyai Kediri yang Viral Cium Anak Perempuan: Akun Instagram 

Pernyataan klarifikasi ini diunggah di akun Instagram @paud.terpadu_mutiara pada 11 November 2025 seperti dikutip oleh tim SketsaNusantara.id.

Pihak sekolah menyatakan permintaan maaf atas kegaduhan yang telah terjadi pasca perlombaan digelar.

“Kami dari PAUD Terpadu Mutiara Batang ingin menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang sempat terjadi di kegiatan lomba mewarnai,” kata akun Instagram @paud.terpadu_mutiara dikutip oleh tim redaksi.

Baca Juga: Video Viral Gus Elham Yahya Cium Anak Perempuan Sampai ke Kementerian Agama, Wamenag: Itu Tidak Pantas!

Pihak sekolah memahami jika insiden ini membuat anak dan orang tua keberatan karena sudah jauh-jauh hari berlatih untuk perlombaan.

“Kami sangat memahami perasaan orang tua dan anak yang mungkin tersinggung atas situasi tersebut,” lanjutnya.

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X