SketsaNusantara.id - Purbaya Yudhi Sadewa kembali jadi sorotan publik. Belum lama ini, Menteri Keuangan (Menkeu) pengganti Sri Mulyani itu mendapat kritikan dari Hasan Nasbi lantaran gaya bicaranya yang dibilang bak 'koboi'.
Mantan Kepala Badan Komunikasi Pemerintah atau Kepala PCO menyoroti cara Purbaya yang kerap mengkritik pejabat lain. Menurutnya, hal ini bisa melemahkan solidaritas di tubuh pemerintahan.
Perbedaan pendapat memang hal lumrah dan kerap terjadi. Namun Komisaris PT Pertamina itu menyarankan Purbaya untuk melakukan 'baku tikam' di ruang tertutup, bukan di depan publik.
"Sesama anggota kabinet kalau bicara dalam konteks pemerintah, nggak bisa baku tikam terus menerus di depan umum karena itu akan melemahkan pemerintah," tuturnya dikutip SketsaNusantara.id dari video yang diunggah di kanal YouTube Hasan Nasbi pada hari Jumat, 24 Oktober 2025.
"Kita kalau mau baku hantam di ruangan tertutup, mau saling koreksi, mau marah-marah sambil tunjuk-tunjuk, silahkan di ruang tertutup. Kalau di ruang terbuka malah membuat orang tidak suka dengan pemerintah," imbuhnya.
Hasan juga memperingatkan bahwa sikap 'koboi' Purbaya seperti itu bisa menimbulkan kesan pemerintah tidak solid, padahal penting untuk menjaga hubungan antar sesama anggota kabinet.
"Bahaya ini kalau diteruskan, lama-lama pemerintah terlihat lemah, kelihatan nggak solid dan gampang pecah, padahal soliditas pemerintah itu penting sekali," pungkas mantan jubir TKN Prabowo-Gibran ini.
Kritik Hasan Nasbi untuk Purbaya mendapat sorotan tajam dan seketika jadi perbincangan hangat publik di media sosial.
Tak butuh waktu lama, Purbaya pun memberikan tanggapan tegas. Tak tanggung-tanggung, mantan Kepala LPS itu terang-terangan menunjukkan data indeks hasil suvei kepercayaan masyarakat atas pemerintah kepada publik.
Di hadapan awak media, Purbaya menjelaskan grafik indeks Kepercayaan Masyarakat terhadap pemerintah yang bergerak naik setelah sebelumnya menurun pada bulan Agustus-September 2025 lalu.
Berdasarkan data, terbukti bahwa kebijakan yang selama ini diterapkan dengan gaya bicara 'koboi' yang menjadi ciri khas Purbaya, justru lebih disukai sehingga dapat meningkatkan kepercayaan publik terhadap pemerintah.