news

BMKG Keluarkan Peringatan Dini Cuaca Ekstrem di Jawa Timur Akibat Gelombang Atmosfer MJO, Equatorial Rossby hingga Gelombang Kelvin, Ini Penjelasannya

Rabu, 22 Oktober 2025 | 08:30 WIB
Ilustrasi - peringatan dini cuaca ekstrem di awal musim hujan yang mengguyur sebagian besar wilayah Jatim akibat adanya gelombang atmosfer Rossby Ekuatorial yang berpotensi mengakibatkan banjir (freepik.com/freepik)

SketsaNusantara.id - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem yang diperkirakan terjadi di sebagian besar wilayah Jawa Timur (Jatim).

Dalam press release yang diunggah di akun media sosial resmi, BMKG Juanda menghimbau masyarakat untuk waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi pada periode 20 hingga 29 Oktober 2025.

Cuaca ekstrem dapat mengakibatkan terjadinya bencana mulai dari hujan disertai angin kencang, banjir bandang, tanah longsor hingga puting beliung yang diakibatkan oleh adanya gelombang atmosfer Rossby Ekuator pada peralihan musim tahun ini.

Baca Juga: Siapa Nama Asli Mr. Terimakasih? Viral WN Rusia Alami Kejadian Mengerikan Usai Jadi Korban Penculikan dan Pemerasan di Bali

"Waspadai potensi cuaca ekstrem di sebagian besar wilayah Jawa Timur yang dapat mengakibatkan terjadinya bencana hidrometeorologi di Jawa Timur dan Pulau Madura," tulis BMKG melalui akun Instagram @infobmkg yang diunggah pada hari Senin, 20 Oktober 2025.

"Saat ini, sebagian wilayah Jatim berada pada masa pancaroba dan sebagian lainnya memasuki awal musim hujan kibat adanya gangguan gelombang atmosfer yang datang silih berganti selama 10 hari ke depan," tutur BMKG.

BMKG menyebut sebagian wilayah Jatim memasuki awal musim hujan dan diperkirakan terdapat peningkatan potensi cuaca ekstrem yang berdampak siginifikan terhadap aktivitas masyarakat.

Baca Juga: Disita Negara Buntut Kasus Korupsi yang Dilakukan Harvey Moeis, Sandra Dewi Minta Barang-barangnya Dikembalikan: Hasil Kerja Saya Sebagai Artis!

"Fenomena ini disebabkan oleh gelombang atmosfer yaitu gelombang Equatorial Rossby, Madden-Julian Oscilliation (MJO) hingga gelombang Kelvin yang melintas di wilayah Jatim," tutur BMKG.

"Selain itu, suhu muka laut yang cukup hangat di sekitar selat Madura turut mendukung pertumbuhan awan-awan konvektif yang berpotensi menimbulkan hujan dengan intensitas sedang dan lebat," imbuhnya.

Lantas, apa itu Gelombang Equatorial Rossby, dan apa pengaruh gelombang atmosfer MJO hingga Gelombang Kelvin terhadap cuaca di Indonesia?

Baca Juga: Kabar Gembira! Hasil Lobi Prabowo Subianto, Indonesia Cetak Sejarah Diizinkan Bangun Kampung Haji di Mekkah

Dilansir SketsaNusantara.id dari situs ensiklopedia Britannica, gelombang equatorial Rossby merupakan salah satu jenis gelombang atmosfer yang bergerak ke barat yang dipicu oleh rotasi bumi.

Gelombang ini bergerak di sekitar ekuator, mempengaruhi dinamika cuaca dan pola iklim di wilayah tropis yang dilaluinya, termasuk Pulau Jawa di Indonesia.

Halaman:

Tags

Terkini