SketsaNusantara.id – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Madiun menyemarakkan peringatan Hari Santri Nasional (HSN) ke-11. Seluruh lapisan warga Nahdliyin dan masyarakat umum dilibatkan untuk menggelar serangkaian kegiatan besar.
Kegiatan puncaknya ditandai dengan ziarah akbar pada Sabtu 18 Oktober 2025. Sebagai penutup kegiatan, Minggu 19 Oktober 2025, dilaksanakan jalan sehat yang bertabur hadiah.
Terkait ziarah akbar, ribuan nahdhiyyin dan nahdhiyat membanjiri dua lokasi bersejarah. Yakni, di kompleks makam Sewulan, Dagangan dan di Kuncen, Mejayan. Kegiatan ziarah ini menjadi momentum untuk mendoakan para pendahulu, ulama, dan auliya' yang berjasa dalam menyebarkan Islam dan mendirikan NU.
Dalam sambutannya di Kuncen, Ketua Tanfidziyah PCNU Kabupaten Madiun KH M Munir menyampaikan, peringatan HSN harus menjadi spirit untuk terus merawat peradaban. "Ziarah ini adalah pengingat bahwa kita berdiri di atas perjuangan para ulama. HSN ke-11 adalah momentum untuk menguatkan peran santri dalam pembangunan bangsa dan daerah," ujar KH. Munir.
Sementara itu, dalam sambutan di Sewulan, Pengurus NU lainnya, KH M Tafrikhan, menekankan pentingnya sinergi antara ulama dan umara. "Semangat HSN harus diwujudkan dalam karya nyata. Kami mengapresiasi dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Madiun yang selalu mendukung kegiatan keagamaan dan sosial NU," kata KH. M. Tafrikhan.
Dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Madiun disampaikan langsung oleh Bupati dan Wakil Bupati yang turut hadir di kedua lokasi ziarah.
Di Kuncen, Bupati Madiun Hari Wuryanto, menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap peran PCNU. "Kami dari Pemerintah Kabupaten Madiun menyampaikan selamat dan apresiasi atas peringatan HSN ke-11 ini. Menurutnya, PCNU adalah mitra strategis pemerintah.
"Kontribusi para santri dalam menjaga keutuhan bangsa dan memajukan daerah sangatlah besar. Kami akan selalu memberikan support penuh untuk setiap program NU yang berdampak pada kemaslahatan umat," tegas Wuryanto.
Senada dengan Bupati Wuryanto, Wakil Bupati Madiun Purnomo Hadi, yang hadir di Sewulan juga memberikan apresiasi mendalam. Ia mengatakan, gerakan NU yang mengakar hingga ke pelosok desa adalah kekuatan sejati Kabupaten Madiun.
"HSN harus menjadi penggerak bagi santri dan seluruh warga NU untuk meningkatkan kualitas diri, kesehatan, dan kesejahteraan. Kami mendukung penuh agar PCNU terus menjadi garda terdepan dalam merawat jagat membangun peradaban," kata Purnomo.
Kemeriahan HSN ke-11 mencapai puncaknya dengan digelarnya jalan sehat. Ribuan warga NU dan masyarakat umum mengikuti kegiatan tersebut. Acara ini dipusatkan di Alun-alun Kabupaten Madiun dan panitia menyediakan beragam hadiah menarik.