news

Menkes Budi Ungkap 40–50 Persen Masalah Kesehatan Bisa Selesai jika Program Makan Bergizi Gratis Berhasil

Sabtu, 18 Oktober 2025 | 17:06 WIB
Presiden Prabowo optimis bahwa MBG bisa menjadi salah program yang bisa berkontribusi mencapai pertumbuhan ekonomi 8 persen. (Instagram/prabowo)

“Maka dengan ini kita Indonesia membuat satu hal yang luar biasa. Ibu hamilnya dapat makan, balitanya dapat makan sampai anak tamat SMA,” ujarnya.

“Jadi kalau ini dilakukan sesuai dengan target yang direncanakan, seperti kata Pak Menteri maka akan sangat membantu dunia kesehatan,” sambungnya.

Dalam tahap pengawasan, Kementerian Kesehatan akan berperan sebagai pengawas eksternal untuk memastikan seluruh proses berjalan sesuai standar.

Budi menyebut pengawasan ini penting untuk menjamin keamanan bahan baku dan kualitas makanan yang disajikan dalam program MBG.

“Contohnya itu kan ada bahan baku yang kita pakai, apakah bahannya memang kualitasnya bagus atau tidak? Itu dibicarakan. Tadi Kepala Badan Pangan Nasional bilang ada standar-standarnya untuk mengecek kualitas bahan baku,” ujarnya dalam konferensi pers di Kantor Kemenkes, 2 Oktober 2025 lalu.

Selain Kemenkes, pengawasan juga akan dilakukan bersama Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) serta Kementerian Dalam Negeri.

Ketiganya akan melakukan pelapisan pengawasan rutin untuk memastikan keamanan dan efektivitas program.

Program Makan Bergizi Gratis ini juga akan diintegrasikan dengan kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis bagi anak-anak sekolah.

Pemeriksaan tersebut direncanakan berlangsung setiap enam bulan sekali, disertai survei gizi nasional tahunan.

Dengan pemantauan berkelanjutan itu, pemerintah berharap program MBG tidak hanya menurunkan angka stunting, tetapi juga meningkatkan kualitas gizi generasi muda Indonesia secara menyeluruh.***

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!

Halaman:

Tags

Terkini