Alumni UNPAD Bandung ini pun kaget usai ‘komunikasi’-nya dengan karyawan orangtuanya disalahartikan hingga dianggap sebagai cibiran kepada orator.
Dheninda juga menegaskan, bahwa selama aksi orasi tersebut, ia terus memandang kepada para demonstran.
“Tolong diperhatikan oratornya di mana, terus pandangan pimpinan, saya menghadap ke orator,” tegasnya.
Ia juga menjelaskan, saat ia menunjukkan gestur mencibir, arah pandangannya berubah, tak lagi ke arah para demonstran.
“Sedangkan saya waktu miring (mencibir) gini (melihat ke) kanan, karena orangnya karyawan saya sebelah kanan, saya miring begitu,” pungkasnya.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!