news

Rencana Pemerintah Bangun Ulang Ponpes Al Khoziny Sidoarjo Banjir Protes, Dandhy Laksono: Mau Melenyapkan Bukti?

Kamis, 9 Oktober 2025 | 06:00 WIB
Momen Menteri PU Dody Hanggodo meninjau operasi SAR ponpes Al Khoziny Sidoarjo (X/@KemenPU)

 

SketsaNusantara.id - Kementerian Pekerja Umum (PU) berencana membangun ulang bangunan runtuh Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny Sidoarjo.

Kabar tersebut disampaikan Menteri PU Dody Hanggodo pada Selasa, 7 Oktober 2025.

Setelah bertemu dengan Menko Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar, Doddy mengungkapkan rencana pembangunan tersebut cukup dengan menggunakan anggaran belanja negara atap APBN.

“Insya Allah cuma dari APBN,” ungkap Dody kepada awak media di Kantor Kementerian PU.

Baca Juga: Basarnas Resmi Hentikan Operasi Pencarian Korban di Ponpes Al Khoziny, Potongan Tubuh Jadi Temuan Terakhir Tim SAR

Rencana tersebut langsung menuai protes dari sejumlah pihak, salah satunya adalah jurnalis dan aktivis Dandhy Laksono.

Lewat akun X pribadinya @Dandhy_Laksono, pendiri Watchdoc ini mempertanyakan rencana pembangunan tersebut.

“Ini mau melenyapkan bukti kasus kelalaian yang merenggut nyawa orang?” cuitnya sebagaimana dikutip SketsaNusantara.id.

Baca Juga: Hari Ke-8 Operasi SAR di Ponpes Al Khoziny, 12 Korban Ditemukan di Bawah Reruntuhan hingga Penggunaan Crane dan Excavator

Hal serupa juga disampaikan oleh jurnalis senior Zen RS yang berkomentar lewat akun X-nya @zenrs.

Penulis bernama asli Zen Rachmat Sugito ini menilai rencana tersebut mirip dengan renovasi Stadion Kanjuruhan pasca tragedi sepak bola yang terjadi pada 1 Oktober 2022 lalu.

“Metode Kanjuruhan: TKP direnovasi, dibangun ulang, dipoles baru. Wes biasa sejarah dipermak terus,” cuitnya.

Baca Juga: Tinjau Proses Evakuasi di Ponpes Al Khoziny Sidoarjo, Menteri PU Dody Hanggodo Ungkap Baru 50 Pesantren yang Miliki IMB

Halaman:

Tags

Terkini