SketsaNusantara.id - Kementerian Pekerja Umum (PU) berencana membangun ulang bangunan runtuh Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny Sidoarjo.
Kabar tersebut disampaikan Menteri PU Dody Hanggodo pada Selasa, 7 Oktober 2025.
Setelah bertemu dengan Menko Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar, Doddy mengungkapkan rencana pembangunan tersebut cukup dengan menggunakan anggaran belanja negara atap APBN.
“Insya Allah cuma dari APBN,” ungkap Dody kepada awak media di Kantor Kementerian PU.
Rencana tersebut langsung menuai protes dari sejumlah pihak, salah satunya adalah jurnalis dan aktivis Dandhy Laksono.
Lewat akun X pribadinya @Dandhy_Laksono, pendiri Watchdoc ini mempertanyakan rencana pembangunan tersebut.
“Ini mau melenyapkan bukti kasus kelalaian yang merenggut nyawa orang?” cuitnya sebagaimana dikutip SketsaNusantara.id.
Hal serupa juga disampaikan oleh jurnalis senior Zen RS yang berkomentar lewat akun X-nya @zenrs.
Penulis bernama asli Zen Rachmat Sugito ini menilai rencana tersebut mirip dengan renovasi Stadion Kanjuruhan pasca tragedi sepak bola yang terjadi pada 1 Oktober 2022 lalu.
“Metode Kanjuruhan: TKP direnovasi, dibangun ulang, dipoles baru. Wes biasa sejarah dipermak terus,” cuitnya.