Seperti yang diketahui, runtuhnya bangunan musala Ponpes Al Khoziny Sidoarjo dianggap sebagai tragedi yang menelan banyak korban.
Sebanyak 171 orang menjadi korban, 67 di antaranya meninggal dunia dengan rincian 61 jasad dalam kondisi utuh dan 7 lainnya berupa potongan tubuh.
Kejadian mengerikan yang terjadi pada 29 September 2025 ini juga menyebabkan puluhan orang luka-luka.
Hingga saat ini, masih belum diketahui penyebab ambruknya bangunan tiga lantai yang menimpa ratusan santri yang tengah sholat berjamaah.
Pihak pesantren juga belum memberikan keterangan lebih lanjut usai pernyataan pengasuh ponpes pada 29 September 2025 lalu.
Sementara itu, Basarnas telah resmi menutup operasi pencarian korban pada 7 Oktober 2025 usai seluruh puing-puing reruntuhan berhasil dibersihkan.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!
Artikel Terkait
Purbaya Suntik Rp200 Triliun ke 5 Bank Himbara, Pantau Penyaluran Dana Demi Dongkrak Pertumbuhan 5,5 Persen
Dari Limbah Paralon Jadi Cuan Ekspor, BRI Dorong EANK Solo Tembus Pasar Asia dengan Inovasi Hijau
Aliansi Gizi Tuntut Pencopotan 6 Pejabat BGN, Soroti Kebijakan Roll Back hingga Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG
18 Gubernur Geruduk Menkeu Purbaya, Protes Pemotongan TKD yang Bikin Daerah Megap-Megap
Viral Menu Makan Bergizi Gratis di Depok, Isinya Kentang Rebus dan Pangsit Satu Biji, Ini Penjelasan SPPG
BBM Langka di SPBU Swasta, Pertamina Sebut Tak Cari Untung dan Buka Peluang Negosiasi Baru