news

Curahan Hati Mantan Ahli Gizi MBG, Pilih Resign Karena Pekerjaan yang Sangat Berat hingga Bongkar Dugaan Penyebab Keracunan

Selasa, 30 September 2025 | 11:30 WIB
Ilustrasi Ahli gizi MBG (Instagram/badangizinasional.ri)

Beban kerja yang tinggi hingga teguran bertubi-tubi menjadi alasannya untuk meninggalkan pekerjaannya sebagai ahli gizi MBG.

Baca Juga: Isu Dapur Fiktif di Balik Anggaran MBG Rp99 Triliun, Menkeu Purbaya Tegaskan Evaluasi

Selain itu, ia juga membenarkan rumor bahwa gaji pekerja MBG dibayar secara akumulasi atau 'rapel'.

Ia juga menceritakan bahwa setiap harinya, dapur MBG memasak hingga 3500 porsi sehingga waktu memasak mereka dimulai dari jam 9 malam.

"Iya jam 9 malam (mulai masak), jam 2 itu mulai diporsikan ke dalam ompreng. Karena masak 3500 porsi butuh waktu yang lama," jelasnya.

Baca Juga: 16 Siswa di Jember Dilarikan ke Puskesmas, Dugaan Keracunan Makanan MBG

Menurutnya, program MBG ini perlu diadakan evaluasi, mengingat maraknya kasus keracunan yang kerap terjadi.

"Program perlu evaluasi besar-besaran, penerima manfaat untuk satu dapur itu terlalu banyak sehingga proses pendistribusiannya jadi gak maksimal,"

"Makanan diterima dalam keadaan dingin karena sudah lebih dari 2 jam dimasak, akhirnya bakteri mudah masuk. Terlebih tidak ada pemanas di mobil pengantaran, sehingga memungkinkan terjadinya keracunan," pungkasnya.***

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!

Halaman:

Tags

Terkini