SketsaNuantara.id – Pemerintah Kabupaten Jember terus melakukan upaya untuk menciptakan generasi emas, melalui peranan Tim Pendamping Keluarga (TPK).
Hal tersebut juga digaungkan Ketua TP PKK Kabupaten Jember Ning Ghyta Eka Puspita saat disampaikan pada, Minggu 28 September 2025.
Bertema Dari Rumah untuk Bangsa: Cinta Ayah dan TPK Jaga 1000 HPK, acara itu dilaksanakan di Balai Desa Yosorati, Kecamatan Sumberbaru, bebarengan dengan program Bunga Desaku.
Dalam pidatonya, Ning Ghyta menegaskan bahwa kegiatan TPK di Desa Yosorati telah dilaksanakan sejak tahun 2021.
Ini menunjukkan bahwa pendampingan keluarga telah ada di masyarakat selama hampir lima tahun, dengan komitmen untuk membantu ibu, anak, dan keluarga dalam fase penting 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK).
Dia menyatakan bahwa usaha ini bukan sekadar rutinitas seremonial, melainkan merupakan amal jariyah yang memiliki nilai abadi untuk kesejahteraan bersama.
Baca Juga: Ning Ghyta Ajak Warga Sumberbaru Jember Tekan Angka Stunting, AKI dan AKB
“Semoga apa yang Panjenengan lakukan sejak tahun 2021 ini menjadi amal jariyah. Dengan semangat yang tinggi, mari kita terus membantu keluarga-keluarga di Kecamatan Sumberbaru, di Jember, di Jawa Timur, bahkan untuk seluruh Indonesia,” papar Ning Ghyta.
Lebih lanjut, Ning Ghyta mengingatkan bahwa pendampingan keluarga meliputi beragam aspek.
Dari persiapan pernikahan, masa kehamilan, proses persalinan, hingga isu seperti gizi buruk, stunting, dan anak yang tidak mengalami peningkatan berat badan.
Baca Juga: Ning Ghyta Ajak Siswa SDN Yosorati 1 Gemar Makan Ikan: Tunjang Kebutuhan Gizi Seimbang
"Semua masalah ini hanya bisa diatasi jika TPK, bidan, pemerintah, dan masyarakat bersinergi," jelasnya.
Ning Ghyta juga mengingatkan agar TPK tidak hanya berfokus pada pelatihan teori saja, tetapi harus terlibat aktif dengan tulus.