Sabtu, 18 Juli 2026

Ketua TP PKK Jember Ning Ghyta Beri Inovasi Kembangkan Arjasa sebagai Desa Wisata

Photo Author
M Purnomo, Sketsa Nusantara
- Jumat, 29 Agustus 2025 | 19:36 WIB
Ketua TP PKK Kabupaten Jember Ning Ghyta Eka Puspita saat mengikuti serangkaian Bunga Desaku di Arjasa. (Diskominfo Jember)
Ketua TP PKK Kabupaten Jember Ning Ghyta Eka Puspita saat mengikuti serangkaian Bunga Desaku di Arjasa. (Diskominfo Jember)

 

SketsaNusantara.id – Ketua TP PKK Kabupaten Jember Ning Ghyta Eka Puspita Sari menekankan bahwa penilaian atas sebuah desa wisata, tidak hanya berfokus pada keindahan alam atau potensi produk UMKM. Namun, juga pada keramahan dan sambutan hangat dari masyarakatnya.

Hal tersebut diungkapkan istri Bupati Jember Muhammad Fawait itu saat mengikuti serangkaian Bunga Desaku di Kecamatan Arjasa, Jumat, 29 Agustus 2025.

“Penetapan kita sebagai desa wisata bukan hanya lantaran potensi alam atau kuliner. Namun, juga karena sikap ramah. Tamu yang datang harus merasakan sambutan yang hangat, merasa diterima, dan nyaman," kata Ning Ghyta.

Baca Juga: Masih Minim Perhatian, Bupayi Jember Gus Fawait Bakal Upayakan Situs Duplang Lebih Dikenal

Jika para pengunjung disambut dengan senyuman, dijelaskan tentang kuliner yang tersedia, dan diperkenalkan pada budaya setempat, Ning Ghyta yakin bahwa pengunjung akan merasa dihargai.

"Itulah esensi dari desa wisata,” jelas Ning Ghyta.

Selain itu, Ning Ghyta juga memberikan ide inovatif agar Desa Arjasa tidak hanya dikenal sebagai tempat wisata.

 Baca Juga: Gus Fawait Beri Bantuan Alat Jalan pada Lansia di Kecamatan Arjasa Jember

Namun, juga berkembang sebagai desa literasi dan desa bahasa. Gagasan tersebut terinspirasi dari Kampung Inggris di Pare, Kediri.  

Menurut dia, tidak ada ruginya jika Arjasa berinovasi dengan menyediakan program pembelajaran bahasa asing seperti Mandarin atau Korea, untuk meningkatkan daya tarik wisata sambil memperkuat kemampuan Sumber Daya Manusia (SDM) desa. 

“Bayangkan, jika Arjasa bukan hanya sekadar desa wisata, tetapi juga desa bahasa. Terdapat homestay, UMKM, kegiatan literasi, dan wisatawan dapat belajar bahasa di sini. Tentu nilai tersebut akan semakin meningkat. Saya percaya, dengan kerjasama, potensi tersebut dapat terwujud,” tuturnya.

Baca Juga: Teruskan Perjuangan, Bupati Jember Gus Fawait Kembali Ngantor di Kecamatan Arjasa 

Ning Ghyta juga menekankan bahwa kolaborasi serta inovasi dalam pendanaan sangat penting dalam pembangunan desa wisata.

Ia memberikan contoh bahwa kerjasama dengan berbagai pihak, dari lembaga perbankan hingga sponsor swasta, dapat membantu desa mewujudkan program tanpa harus selalu bergantung pada anggaran pemerintah.

Halaman:

Editor: Angga Juli Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X