Minggu, 19 Juli 2026

Bentuk Program Cinta Kesehatan Ibu dan Anak, Gus Fawait Bakal Terjunkan Ribuan Nakes

Photo Author
M Purnomo, Sketsa Nusantara
- Kamis, 28 Agustus 2025 | 20:14 WIB
Bupati Jember Muhammad Fawait saat bertemu dengan warga. (M Purnomo/SketsaNusantara.id)
Bupati Jember Muhammad Fawait saat bertemu dengan warga. (M Purnomo/SketsaNusantara.id)

SketsaNusantara.id – Kematian seorang ibu yang baru saja melahirkan di Sumberbaru, belum lama ini masih membuat Bupati Jember Muhammad Fawait terngiang-ngiang.

Dia berharap, tak lagi ada ibu di Jember yang tidak terselamatkan setelah berjuang bersama dengan bayinya.

Oleh karena itu, dia membuat sebuah program untuk melakukan pencegahan kematian pada ibu dan bayi. Program tersebut bertajuk Bupati Cinta Kesehatan Ibu dan Anak alias Bucin Kesianak.

Baca Juga: Tak Perlu Jauh-Jauh, Calon Pekerja Migran Asal Jember Bisa Urus Perizinan Cukup di Mall Pelayanan Publik Jember

"Ada program baru yang sedang dirancang dan akan segera dilaksanakan, yaitu Bucin Kesianak, Bupati Cinta Kesehatan Ibu dan Anak," ulasnya.

Kenapa ini dilakukan? Sebab, angka kematian ibu dan angka kematian bayi di Jember adalah yang tertinggi se-Jawa Timur.

Bahkan, termasuk angka stunting Jember selalu berapa pada posisi tertinggi di Jatim.

Baca Juga: Gelar Pro Gus'e Update, Gus Fawait: Jember Jadi Satu-Satunya Kabupaten yang Hapus Denda Pajak

"Selalu kalau enggak nomor 1, ya nomor 2. Ini PR kita untuk bisa segera mengentaskannya," lanjutnya.

Program Bucin Kesianak, menurut bupati, bakal melibatkan seribu tenaga kesehatan yakni, terdiri atas para dokter spesialis kandungan serta tenaga kesehatan pembantu lain seperti bidan dan perawat.

"Mereka akan kami tugaskan ke desa-desa. Jadi, ke depan untuk mengatasi angka kematian ibu, angka kematian bayi, dan stunting ini tidak hanya kita pasrahkan kepada bidan dan kader posyandu di desa tersebut," ujarnya.

Baca Juga: Jangan Ketinggalan, Bupati Jember Gus Fawait Bakal Hadirkan Puluhan Pelayanan di Kecamatan Arjasa

Ribuan nakes tersebut akan turun ke desa untuk membantu para kader posyandu dan, para bidan di desa tersebut. Khususnya, untuk bagaimana mengidentifikasi mana ibu-ibu yang punya program hamil atau sedang hamil.

Bahkan, pihaknya akan mengadakan program pemeriksaan secara berkala bersama dengan nakes puskesmas melalui dokter umum.

Halaman:

Editor: Angga Juli Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X