"Bahkan, kita akan identifikasi dengan cermat ibu-ibu hamil yang mempunyai risiko lahiran berisiko tinggi," tegasnya.
Namun, tak hanya saat proses hamil saja. Ke depan, para ibu hamil akan sikawal sampai proses lahiran.
"Mereka harus melahirkan di tempat yang baik, dengan perawatan dan pemenuhan gizi yang baik," tandasnya.****
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI
Artikel Terkait
Buka Penerbangan ke Jakarta di Bandara Notohadinegoro, Bupati Gus Fawait: Ini Momentum untuk Kenalkan Wisata Jember
Gus Fawait Ajak Warga Jember Hayati Jasa Para Pahlawan Indonesia dan Gelorakan Kemerdekaan untuk Palestina
Lepas Belasan Ribu Peserta Tajemtra, Bupati Jember Gus Fawait: Tahun Depan Kita Bikin Semarak
Serahkan SK Plt, Bupati Gus Fawait Minta PMI Jember Terus Mendukung Program Kesehatan dan Kemanusiaan
Bandara Notohadinegoro Telah Aktif Kembali, Bupati Jember Gus Fawait Segera Perbaiki Fasilitas Penunjangnya
Gus Fawait dan Gubernur Jatim Khofifah Bakal Bikin MTQ 2025 di Jember Semarak
Cegah AKI-AKB, Bupati Jember Gus Fawait Bakal Terjunkan 1000 Nakes untuk Pantau Ibu Hamil hingga Melahirkan
Jangan Ketinggalan, Bupati Jember Gus Fawait Bakal Hadirkan Puluhan Pelayanan di Kecamatan Arjasa
Catat 36 Kasus Campak di Jember, Dinkes Terima 148 Laporan Dugaan Anak-Anak Terjangkit
Gercep Tangani Wabah Campak, Bupati Jember Gus Fawait Siapkan 11 Ribu Vaksin Imunisasi untuk Anak-Anak
Gelar Pro Gus'e Update, Gus Fawait: Jember Jadi Satu-Satunya Kabupaten yang Hapus Denda Pajak
Tak Perlu Jauh-Jauh, Calon Pekerja Migran Asal Jember Bisa Urus Perizinan Cukup di Mall Pelayanan Publik Jember