SketsaNusantara.id - Pasca kecelakaan bus pariwisata yang mengangkut karyawan Rumah Sakit (RS) Bina Sehat, puluhan korban mengalami luka-luka dan 8 orang tewas.
Puluhan korban dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan intensif, dan pimpinan RS Bina Sehat tengah ikut melakukan evakuasi korban.
Melihat kondisi tersebut, Pemerintah Kabupaten Jember telah menyiapkan 3 Rumah Sakit Daerah (RSD) untuk membantu menangani korban luka-luka.
Plt Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Akhmad Helmi Luqman mengatakan, 3 rumah sakit telah diintruksikan untuk membantu penangangan korban laka di Peobolinggo.
“RSD Kalisat, Balung dan dr Soebandi sudah kami siapkan untuk membantu menangani korban laka,” ujarnya saat dikonfirmasi melalui saluran telepon, Minggu 14 September 2025.
Untuk menangani kasus gawat darurat, 3 RSD ini telah menyiapkan ruangan dan tim medis yang difokuskan untuk membantu korban.
“Kami bersiap bila nantinya akan dirujuk ke Jember korban tersebut dari Probolinggo,” paparnya.
Helmi mengungkapkan, instruksi Bupati Muhammad Fawait untuk menerjunkan sejumlah armada ambulans untuk membantu evakuasi korban.
“Terkait armada ambulans sudah disiapkan untuk membantu prosea evakuasinya, kami kapan pun dibutuhkan akan standby,” tegasnya.
Baca Juga: Mengaku Lebih Mudah, Guru Ngaji Penerima Honorarium Berikan Apresiasi ke Pemkab Jember
Diberitakan sebelumnya, bus pariwisata yang mengalami kecelakaan di Probolinggo merupakan karyawan RSBS yang melakukan liburan di Gunung Bromo.
Bus bernopol P 7221 UG mengangkut sekitar 55 orang penumpang ini mengalami rem blong, dan menabrak pembatas jalan dan berhenti dengan pagar rumah warga.***