news

3 Klarifikasi Nasaruddin Umar Usai Perkataannya Dinilai Melukai Hati Guru, Menag Ungkap Komitmen Pemerintah untuk Tingkatkan Kesejahteraan Tendik

Kamis, 4 September 2025 | 07:23 WIB
Potret Nasaruddin Umar minta maaf dan sampaikan klarifikasi usai beredar potongan pidatonya yang dinilai melukai hati guru (Instagram/nasaruddin_umar)

SketsaNusantara.id - Menteri Agam (Menag) Nasaruddin Umar belum lama ini ramai jadi sorotan publik lantaran perkataannya dinilai melukai hati guru.

Belakangan ini, beredar video Menag menyatakan bahwa tenaga pendidik (tendik) seperti guru atau dosen merupakan profesi yang mulia dan bayarannya adalah amal jariyah.

Imam Besar Masjid Istiqlal Jakarta itu menyebut guru tak serta merta mengajar hanya demi memperkaya diri sendiri. Ia juga menyebut guru tak bisa disamakan dengan pedagang yang tujuannya untuk mencari uang.

Baca Juga: Jerome Polin Soroti Akar Masalah Pendidikan Indonesia dengan Menekankan Kesejahteraan Guru

"Guru itu profesi yang tujuannya mulia, bayarannya pahala, Insya Allah rezekinya jadi amal jariyah. Kalau mau cari uang jangan jadi guru, jadi pedagang," kata Nasaruddin Umar dalam potongan video yang beredar di medsos pada hari Rabu, 3 September 2025.

Potongan video tersebut seketika jadi perbincangan hangat publik hingga menuai pro kontra. Warganet mengkritik perkataan Menag Nasaruddin Umar yang dinilai melukai para guru di Indonesia.

Apalagi, kesejahteraan guru dan dosen hingga kini masih menjadi persoalan yang belum sepenuhnya teratasi. Banyak ditemui guru dan dosen atau tendik yang nasibnya hingga kini masih kurang diperhatikan.

Perkataan Menag ini juga bisa menimbulkan pola pikir negatif sehingga berpotensi menurunkan semangat generasi muda untuk memilih profesi guru, lantaran kesan bahwa menjadi pendidik tidak memberi jaminan kehidupan yang layak.

Baca Juga: Jerome Polin Soroti Ucapan Sri Mulyani Soal Gaji Para Tenaga Pendidik: Orang Pintar Mana Mau Jadi Guru

Menanggapi kritikan publik, Nasaruddin Umar memberikan klarifikasi dan permintaan maaf. Ia meluruskan perkataannya yang keliru hingga mengungkap komitmen pemerintah untuk kesejahteraan tendik di Indonesia.

Berikut sederet klarifikasi Menag Nasaruddin Umar sebagaimana dikutip SketsaNusantara.id dari akun Instagram Kementerian Agama atau Kemenag RI pada hari Kamis, 4 September 2025.

1. Minta Maaf Karena Pernyataan yang Dinilai Melukai Hati Guru

Menag menyampaikan permintaan maaf karena potongan pidatonya yang dinilai melukai hati guru. Ia mengakui perkataannya bisa menimbulkan persepsi negatif di tengah masyarakat.

"Saya menyampaikan permintaan maaf sebesar-besarnya. Saya menyadari potongan pidato saya menimbulkan tafsir yang melukai hati para guru," ucap Nasaruddin Umar.

Halaman:

Tags

Terkini