Selain itu, pemerintah juga telah mengangkat 52.000 guru honorer yang juga menjadi PPPK dalam 3 tahun terakhir.
Itulah sederet pernyataan Nasaruddin Umar untuk meluruskan perkataannya mengenai guru yang sempat menuai pro kontra.
Ia berpesan pada masyarakat untuk menjaga martabat dan ikut berbangga berprofesi sebagai seorang guru yang memiliki tujuan mulia dalam pengabdiannya mencerdaskan kehidupan bangsa.
"Bagi saya, guru bukan sekedar pekerjaan, tetapi panggilan jiwa. Dengan kemulian profesinya, negara harus hadir untuk mempejuangkan kesejahteraan para guru," ujar Nasaruddin Umar.
"Mari kita bersama menjaga martabat guru, sebab dari tangan merekalah masa depan bangsa lahir dan tumbuh," pungkasnya.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini
Artikel Terkait
Gus Miftah Bantu Kyai Zuhdi, Guru Ngaji yang Dipolisikan: Dari Penebusan Rp25 Juta hingga Hadiah Umrah
Tak Banyak yang Tahu, Shireen Sungkar Pernah Jadi ART Maia Estianty, Upah Sehari Kalahkan Gaji Guru Honorer Satu Bulan
Hoaks! Heboh Beredar Video Sri Mulyani Sebut 'Guru Adalah Beban Negara', Ternyata Hasil Rekayasa Deepfake AI? Begini Faktanya
4 Poin Klarifikasi Sri Mulyani, Bantah Sebut 'Guru Beban Negara' hingga Minta Publik untuk Lebih Bijak dalam Bermedia Sosial
Guru Beban Negara? Sri Mulyani Jadi Korban Deepfake AI, Pengamat Beri Tips Masyarakat Agar Tak Termakan Berita Hoax
Syok! Jerome Polin Beri Pesan Menohok Usai Dapat Tawaran Jadi Buzzer Pro Pemerintah dengan Honor Fantastis: Mending Buat Naikin Gaji Guru