news

Jember Raih Penghargaan dengan Unjuk Stand Paling Unik di Festival Dewi Cemara 2025

Rabu, 27 Agustus 2025 | 10:49 WIB
Stand Kabupaten Jember saat dikunjungi sejumlah pengungsi dalam Festival Dewi Cemara 2025 (Disparbud Jember)

SketsaNusantara.id – Kabupaten Jember menjadi yang terbaik dalam Festival Dewi Cemara 2025 yang diselenggarakan pada 23 hingga 24 Agustus 2025 lalu di Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur.

Kabupaten Jember mampu bersaing dengan 38 kabupaten/kota lain yang saling berkompetisi dengan memamerkan daya tarik wisata, budaya, dan produk unggulan masing-masing.

Event yang berlangsung selama dua hari itu berperan sebagai platform penting dalam pengembangan pariwisata desa dan ekonomi kreatif di daerah tersebut.

Baca Juga: Hibah 47 Hektar Aset Pemkab Jember ke Polda Jatim, Pansus DPRD Jember: Ini Peluang Pertumbuhan Ekonomi

"Alhamdulillah, Kabupaten Jember meraih gelar Juara Stand Terbaik Festival Dewi Cemara 2025," papar Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Bobby Arie Sandy, saat dikonfirmasi, Rabu 27 Agustus 2025.

Bobby menambahkan, Festival Dewi Cemara merupakan singkatan dari Desa Wisata Maju Mandiri Sejahtera lebih dari sekadar tempat untuk mempromosikan desa wisata, melainkan juga berfungsi sebagai media edukasi, pertukaran ide, serta wadah kolaborasi antar daerah untuk membangun pariwisata yang berkelanjutan.

Serangkaian kegiatan di festival tersebut mencakup pameran desa wisata, pertunjukan seni tradisional, diskusi, dan seminar mengenai pengembangan pariwisata, tur virtual desa wisata, serta kompetisi stand terbaik.

Baca Juga: Terbanyak di Jatim, Pemkab Jember Usulkan 3378 non-ASN Jadi PPPK Paruh Waktu

"Kabupaten Jember tampil mencolok dengan menghadirkan stand paling unik dan meriah dalam Festival Dewi Cemara 2025. Untuk tahun ini, Jember mengusung Desa Wisata Sidomulyo di Kecamatan Silo sebagai perwakilan resmi," ungkapya.

Desain stand milik Jember terinspirasi oleh kubah Masjid Jami’ Jember yakni, menggunakan bahan bambu yang merepresentasikan tradisi lokal Rumah Atak, tempat tradisional untuk mengeringkan tembakau.

Stand Jember juga berkolaborasi dengan berbagai UMKM lokal. Termasuk Kopi Ketakasi, Batik Bliera Sidomulyo, dan Batik Karimata.

Baca Juga: Terobosan Baru! Pemkab Jember Siapkan Layanan Home Care, Bupati Gus Fawait: Masyarakat dengan Penyakit Kronis dan Disabilitas Jadi Prioritas

Selain itu, ikon dari Desa Wisata Sidomulyo yaitu Raja Domba juga dihadirkan di lokasi.

"Dua domba berusia satu bulan ditampilkan sebagai atraksi wisata. Jadi, pengunjung dapat berinteraksi langsung," ungkapnya.

Halaman:

Tags

Terkini