SketsaNusantara.id – Momen haru menyelimuti peringatan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia (HUT RI) ke-80 di Lapangan Merdeka Simataniari, Kecamatan Lintongnihuta, Kabupaten Humbang Hasundutan, Sumatera Utara.
Kevin Silaban, seorang putra terbaik daerah sekaligus Komandan Pleton (Danton) Paskibraka, mengibarkan Sang Saka Merah Putih dengan penuh kebanggaan. Namun di balik ketegaran itu, tersimpan duka mendalam, ia baru saja kehilangan sang ayah tercinta.
Sebelum menjalankan tugas mulia sebagai pengibar bendera, Kevin terlebih dahulu memberikan penghormatan terakhir. Dengan seragam paskibraka lengkap, ia menunduk, mencium, dan memberikan hormat kepada jenazah ayahandanya.
Tindakan ini menjadi simbol ini kasih sayang seorang anak sekaligus penghormatan mendalam bagi sang ayah yang telah berpulang.
“Dengan tegar Kevin Silaban meninggalkan jasad Ayahanda tercinta, pergi dengan mencium dan memberi hormat untuk melaksanakan tugas negara mengibarkan bendera merah putih,” tulis Jhonni Silaban dikutip SketsaNusantara.id dari unggahan Facebooknya.
Meski tengah dirundung kesedihan, Kevin tetap menjalankan amanahnya sebagai Danton Paskibraka. Di hadapan ribuan masyarakat yang hadir, ia memimpin tim untuk mengibarkan Sang Saka Merah Putih dengan gagah.
Aksi ini menuai pujian dan rasa hormat, sebab Kevin mampu menunjukkan profesionalisme dan rasa cinta tanah air di tengah duka pribadi.
Unggahan mengenai Kevin Silaban cepat menyebar dan mendapat banyak perhatian warganet. Kolom komentar dipenuhi doa dan ungkapan belasungkawa.
“RIP, turut berdukacita,” tulis @Yuniati Gea.
“Turut berdukacita, Tuhan Yesus memberikan penghiburan untuk semua keluarga,” tulis @Tiamin Napitupulu.
Komentar penuh semangat juga hadir dari warganet. “Inang baya, semangat ito. Semoga cita-cita mu tercapai, Gbu,” tulis @Winda Rosmiana Simamora.