SketsaNusantara.id - Aksi demo di Kabupaten Pai masih santer jadi perbincangan publik. Siapa sangka, ternyata ada salh satu warga Jember yang ikut turun ke jalan di tengah riuh ramai aksi unjuk rasa yang memprotes Bupati Sadewo.
Seorang pria bernama Jumantoro datang jauh dari Jember untuk mendukung aksi warga Pati yang memprotes kenaikan pajak (PBB) hingga 250 persen.
Mengenakan topi caping dan kaos putih bertuliskan "Warga Jember Jarim Peduli Pati", Jumantoro melihat bagaimana warga Pati melawan pemimpin dzalim dan semena-mena terhadap rakyat.
“Kami merasa peduli, bagaimana warga Pati melawan kedzaliman dan keangkuhan seorang pemimpin,” ucapnya dikutip SketsaNusantara.id dari video yang diunggah di akun Instagram @jumantoro233 pada hari Rabu, 13 Agustus 2025.
Ia menekankan bahwa rakyat adalah "konstitusi yang harus dilayani, bukan untuk dimusuhi". Di negara demokrasi seperti Indonesia, kedaulatan berada di tangan rakyat.
Pemerintah yang mempunyai kewenangan harus berfungsi untuk melayani dan memenuhi kepentingan rakyat, bukan sebagai "penindas" yang "memusuhi" rakyatnya.
Keangkuhan Bupati Pati yang sebelumnya menyatakan tak akan gentar dengan keputusannya menaikkan pajak, menuai protes. Terlebih lagi, respons Sadewo yang "menantang" rakyat turun ke jalan menyulut amarah warga.
Ribuan orang berkumpul di Alun-Alun Kabupaten Pati, termasuk Jumantoro yang rela menempuh perjalanan jauh dari Jember ke Pati untuk mendukung aksi demo yang digelar di depan Pendopo Pati.
“Kami berangkat dari Jember kemarin siang, karena penasaran katanya di media sosial nggak jadi,” ujar Jumantoro. Ia menuji warga Pati yang bersatu dan saling mendukung aksi demo untuk melengserkan Bupati Sadewo.
"Sekarang bisa dilihat, masyarakat ternyata guyub saling mendukung. Semoga dari Pati untuk Indonesia lebih baik," pesannya.
Aksi Jumantoro datang dari Jember untuk memberikan dukungan terhadap Demo Pati yang mencuri perhatian publik. Warganet mengungkap sosoknya yang ternyata adalah orang berpengaruh di Bumi Pandhalungan.
"Beliau ini orang berpengaruh di Jember, memang Bapak Jumantoro orang baik dan peduli terhadap kondisi di sekitarnya," ungkap akun @pangeran.madas.