news

Kronologi Ibu Muda di Lumajang Meninggal Dunia saat Nonton Sound Horeg, Keluarga Beberkan Kondisi Korban, Benarkah Terkena Serangan Jantung Mendadak?

Senin, 4 Agustus 2025 | 08:00 WIB
Ilustrasi - Sound Horeg yang memakan korban jiwa di Lumajang, seorang ibu rumah tangga meninggal dunia diduga terkena serangan jantung karena suara musik terlalu keras (Instagram @horegg_indo_official)

"Suaranya memang keras sekali, nggak masuk akal kalo dibilang nggak bahaya karena istri saya sampai meninggalnya begitu, apalagi dia nggak ada penyakit," imbuhnya.

Peristiwa ini seketika jadi perbincangan hangat di media sosial. Salah satu warganet yang mengaku kerabat Anik menyebut korban meninggal karena terkena mendadak serangan jantung.

"Itu teman saya memang beliau memang nggak sakit katanya, cuma kena dentuman sound horeg itu langsung henti jantung," komentar akun @ainul_maghfiroh.

Baca Juga: Banyak Mudharatnya, Para Ulama di Pasuruan Keluarkan Fatwa Sound Horeg Hukumnya Haram Karena Bertentangan dengan Syariat Islam, Ini Penjelasannya

Sementara itu, dokter di RSUD Pasirian menyebut korban sudah dalam keadaan tak bernyawa dan dinyatakan meninggal dunia saat dibawa ke IGD (Instalasi Gawat Darurat).

"Saat tiba di IGD, pasien sudah tidak ada refleks, dan dinyatakan meninggal dunia," ungkap dokter jaga RSUD Pasirian, dr. Yessika ketika ditemui awak media pada hari Minggu, 3 Agustus 2025.

"Pasien sudah mengalami henti jantung dan henti nafas. Sudah sempat diberikan pertolongan hidup dasar, tetapi tak ada respon," tuturnya.

Kendari demikian, dokter di RSUD Pasirian tak bisa memastikan penyebab kematian korban, karena perlu dilakukan pemeriksaan forensik lebih lanjut.

Baca Juga: Mustafa Vokalis DEBU Soroti Munculnya Fenomena Sound Horeg Berlabel 'Halal' di Tengah Pemberlakuan Fatwa Haram dari MUI, Singgung Soal Akhlak

Publik menduga Anik meninggal dunia karena serangan jantung mendadak diduga akibat getaran keras dari suara musik yang diputar saat karnaval sound horeg.

Pihak keluarga sendiri mengaku ikhlas dan menerima kepergian Anik sebagai takdir serta tidak menginginkan dilakukan autopsi.

"Keluarga sudah ikhlas, apalagi memang istri saya suka dengan karnaval dan memang ingin menonton sendiri, mungkin ini sudah takdirnya," ucap suami Anik.

Tampak keluarga korban menangis histeris setelah Anik dipulangkan ke rumah duka dan dimakamkan pada hari Minggu, 3 Agustus 2025. Peristiwa ini menuai simpati warganet di media sosial.

Kejadian ini mengingatkan publik tentang bahaya sound horeg. MUI Jatim juga sudah mengeluarkan haram dan pelarangan acara hiburan seperti ini karena tak hanya mengganggu ketertiban umum, tetapi juga dampaknya bagi kesehatan, bahkan bisa merenggut nyawa orang lain.***

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini 

Halaman:

Tags

Terkini