SketsaNusantara.id - Pemberian amnesti dan abolisi untuk Tom Lembong dan Hasto Kristiyanto rupanya memantik kemarahan sebagian masyarakat Indonesia.
Sebab di lain pihak, ada Jokowi yang hingga saat ini masih harus terus berjuang sendirian hingga disebut berdarah-darah dengan tuduhan ijazah palsu yang terus menerus dan bertubi-tubi.
Untuk itu ketika kemudian Tom Lembong dan Hasto Kristiyanto yang notabene merupakan orang-orang lama yang kerap berseberangan dengan Jokowi saat menjadi presiden dibebaskan hanya beberapa hari setelah putusan bersalah, membuat pemilik akun tiktok ini bersuara.
"Ketika vonis masih hangat, ketika hukum masih basah tiba-tiba bapak membuka pintu amnesti dan abolisi, itu bukan hanya cepat pak itu menyayat," ujar pemilik akun tiktok @ADiT WIDODO.45, dilansir dari SketsaNusantara.id.
"Ijinkan kami mengingatkan pak, saat tuduhan ijasah palsu menghantam Pak Jokowi dari segala arah, siapa yang membela beliau? bukan partai, bukan elit, bukan koalisi bahkan bukan bapak. Pak Jokowi berdiri sendirian berdarah-darah di ruang opini publik," imbuhnya.
Menurut pemilik akun tersebut, Jokowi selama ini dijatuhkan secara terus menerus berulang-ulang kali.
"Tapi anehnya justru penuduhnya kini mendapatkan pengampunan dan yang berdarah-darah malah ditinggal sendiri, apakah itu adil? Apakah itu loyalitas?," imbuhnya.
Menurutnya apa yang dilakukan Prabowo saat dengan membebaskan 2 koruptor ini adalah memberi ruang bagi penyerang agar diam, namun justru akan menyingkirkan sosok loyal seperti Jokowi.
Untuk itu ia mempertanyakan apakah pembebasan 2 tokoh ini merupakan bagian dari barter politik dengan PDIP.
Baca Juga: Ini Langkah Pertama Hasto Kristiyanto Setelah Keluar dari Rutan KP Lewat Amnesti Prabowo
Selain isu ijasah Jokowi yang seolah memang dibiarkan, akun tiktok ini juga mempertanyakan mengapa saat isu Gibran akan dimakzulkan, Prabowo juga terkesan diam tanpa suara apalagi klarifikasi atau pembelaan meski Gibran adalah pasangan sahnya di Pilpres 2024.
"Cukup 1 periode saja jenderal," tulis @fia***.