SketsaNusantara.id - Sejumlah kontroversi telah mewarnai perjalanan Miss Universe Indonesia, terutama peristiwa yang terjadi pada tahun 2023.
Namun ajang pencarian finalis Miss Universe Indonesia 2025 kini diselenggarakan kembali.
Miss Universe Indonesia sendiri adalah sebuah kontes kecantikan dan organisasi yang bertujuan untuk memilih perwakilan resmi Indonesia di ajang Miss Universe, salah satu kontes kecantikan paling bergengsi di dunia.
Pada dasarnya, Miss Universe Indonesia bukan hanya mencari perempuan dengan kecantikan fisik, melainkan juga sosok yang cerdas, berkarakter, dan memiliki pengaruh positif.
Di mana tujuan utama dari ajang ini adalah pemberdayaan perempuan dan menjadi platform untuk mendorong perempuan Indonesia agar percaya diri, berani bersuara, dan mampu menginspirasi orang lain.
Ajang ini juga memberikan kesempatan bagi para kontestan untuk mengadvokasi isu-isu sosial yang penting bagi mereka, seperti pendidikan, kesehatan, lingkungan, dan kesetaraan gender.
Dengan mengirimkan delegasi terbaik untuk mewakili Indonesia di ajang Miss Universe internasional sehingga pemenang Miss Universe Indonesia diharapkan dapat memperkenalkan budaya, nilai-nilai, dan potensi Indonesia kepada dunia.
Namun dalam sejarah Miss Universe Indonesia memiliki dinamika yang menarik, di mana sebelum adanya organisasi Miss Universe Indonesia secara mandiri, perwakilan Indonesia untuk Miss Universe seringkali dipilih melalui ajang lain seperti Puteri Indonesia.
Namun, pada tahun 2023, Miss Universe Indonesia sempat diguncang kontroversi besar terkait dugaan pelecehan seksual saat sesi "body checking" serta kontroversi kemenangan satu kontestan, dilansir SketsaNusantara.id dari kanal YouTube Insertlive.
Baca Juga: Keputusan Vina Anggi Sitorus Mengejutkan Publik, Mundur dari Miss Universe Indonesia 2024?
Kemenangan Fabienne Nicole dalam Miss Universe Indonesia 2023 sempat disorot oleh warganet karena dugaan ketidaksesuaian dengan standar tinggi badan yang menjadi salah satu syarat, meski hal ini tidak pernah terbukti secara resmi.
Skandal selanjutnya ada dalam sesi "body checking" di mana kabarnya para finalis diminta untuk menanggalkan seluruh pakaian mereka, bahkan ada yang diminta untuk berpose tertentu dan difoto dalam kondisi telanjang.