"Halo, pemerintah tolong jangan menyusahkan rakyatmu sendiri. Ini otaknya di mana? Ayo berjuang bersama Hotman Paris," pungkasnya.
Postingan Hotman mendapat tanggapan positif dari warganet, termasuk dari Ramond Dony Adam. Mantan caleg PDIP yang berprofesi sebagai DJ ini juga mengkritik kebijakan ini sebagai keputusan yang di luar nalar.
"Rekening gak dipakai mau dibekukan katanya takut disalahgunakan. Logikanya di mana? Harusnya yang dicurigai itu rekening yang ada transaksi mencurigakan," ujarnya dalam postingan yang diunggah di akun @dj_donny dikutip SketsaNusantara.id pada hari Selasa, 29 Juli 2025.
"Terus gimana mau nyimpen uang yang aman? Udah tiap bulan dipotong biaya admin, pas mau ada keperluan darurat gak bisa dipake pula karena dibekukan," imbuhnya.
"Pemerintah bikin kebijakan berasa kaya melindungi rakyat. Tanah nganggur mau disita pemerintah, rekening nganggur pun mau dibekukan pemerintah, tapi kita yang pengangguran malah dibiarin? Betapa br*ngseknya negara ini," pungkasnya.
Kebijakan ini juga menuai kritik dari Anggota Komisi III DPR RI, Hinca Panjaitan.
Menurutnya kebijakan memblokir rekening pasif ini dapat merugikan nasabah, apalagi selama ini masyarakat bertujuan menitipkan uangnya di bank supaya aman.
Baca Juga: Tukang Belanja Online Dengerin! Komdigi Batasi Kebijakan Gratis Ongkir, Begini Ketentuannya...
"Selama ini masyarakat punya hak untuk simpan uangnya di bank, mau diambil 2 hari, 2 bulan atau 2 tahun, itu sebagai bentuk kepercayaan publik kepada bank termasuk dari BUMN," ucap Hinca di hadapan awak media pada hari Senin, 28 Juli 2025.
Anggota DPR RI dari fraksi Partai Demokrat itu juga mendesak PPATK untuk memberikan penjelasan utuh kepada publik dan mempertimbangkan kembali kebijakan tersebut.
"Kami juga sedang menunggu, apalagi pengumuman ini kan disampaikan begitu saja di medsos. Jadi, melalui rekan-rekan media juga kami minta PPATK segera memberikan penjelasan utuh pada publik, karena dampak negatifnya untuk masyarakat," pungkasnya.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini v