SketsaNusantara.id - Akibat dari ditutupnya jalur Gumitir kini Jember alami kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM).
Warga Jember tidak hanya harus antri berjam-jam namun banyak diantara mereka sampai harus menginap di pom bensin hanya untuk 1 liter bensin.
Semua itu dilakukan warga Jember agar tetap bisa beraktivitas dan roda ekonomi terus berputar.
Tentang kelangkaan bensin di Jember akibat penutupan jalur Gumitir, Bupati Jember Gus Fawait ikut bersuara.
"Sekali lagi karena bukan masalah yang sangat fundamental," ujar Gus Fawait dilansir SketsaNusantara.id dari kanal YouTube Liputan6.
"Ini karena masalah teknis penutupan jalan nasional yang itu menjadi kewenangan pemerintah pusat," imbuhnya.
Menurut Gus Fawait sebelum penutupan jalan secara total, anggoat dewan Jember sempat ajukan keberatan terkait penutupan jalan.
Hal ini karena mereka sudah mengira bahwa akan memiliki dampak seperti yang dirasakan saat ini.
"Anggota Dewan sempat tidak setuju akan ada penutupan jalan Jember-Banyuwangi, salah satu dampaknya yang kita khawatirkan dampak seperti saat ini yang kita rasakan," ujar Gus Fawait.
Sementara itu saat ini antrian kendaraan di jalur Pantura yang sempat macet juga sudah mulai terurai karena kurangnya volume kendaraan truk yang tiba di pelabuhan.
Hal ini disebabkan oleh pengoperasian kapal bantuan yang dihadirkan sehingga mampu mengurangi kemacetan.