Minggu, 19 Juli 2026

Pengumpulan Data Guru Ngaji di Jember Capai 60 Persen, Gus Fawait Janjikan Cair sebelum Pergantian Tahun

Photo Author
M Purnomo, Sketsa Nusantara
- Minggu, 27 Juli 2025 | 21:07 WIB
Bupati Jember Muhammad Fawait bersama Guru Ngaji. (Dok Diskominfo Jember)
Bupati Jember Muhammad Fawait bersama Guru Ngaji. (Dok Diskominfo Jember)

SketsaNusantara.id - Para guru ngaji juga tak luput dari kunjungan Bupati Jember Muhammad Fawait dalam pelaksanaan Bungadesaku di Kecamatan Ambulu pada Minggu, 27 Juli 2025. 

Kegiatan tersebut menurut Gus Fawait menjadi lambang penghargaan dan keseriusan Pemkab Jember terhadap posisi penting guru ngaji dalam menetapkan karakter generasi bangsa.

Dalam pidatonya, Bupati Fawait menegaskan bahwa peran guru ngaji sangat signifikan dalam pembentukan generasi yang memiliki akhlak yang baik dan pengetahuan. 

Baca Juga: Jaga Stabilitas Harga Bahan Pokok, Pemkab Jember Gelar Pasar Murah di Kecamatan Ambulu, Kadisperindag: Antusiasme Warga Tinggi

Gus Fawait bahwa pendidikan tinggi akan kehilangan makna jika tidak disertai dengan moral yang baik.

"Walaupun seseorang memiliki gelar pendidikan tinggi, jika akhlaknya tidak baik, itu tidak ada manfaatnya. Sebab, akhlak adalah yang terpenting," tegasnya.

Gus Fawait juga menyoroti keprihatinannya terhadap situasi di masa lalu ketika para guru ngaji harus mengantri secara panjang untuk menerima gaji dari pemerintah. Ia berkomitmen untuk mengatasi kondisi tersebut selama masa jabatannya.

Baca Juga: Wacanakan Pembangunan Tol Jember-Bondowoso-Situbondo, Gus Fawait: Ini untuk Kemajuan Pembangunan dan Kesejahteraan Masyarakat

"Saya menelepon kepada semua Kabag Kesra, pada tahun ini pemberian gaji guru ngaji harus dijalankan dengan cara yang terhormat. Tidak boleh ada antrean. Mereka layak untuk kita hargai," ungkapnya.

Untuk mempercepat dan mempermudah pembayaran gaji, Gus Fawait akan memberikan arahan agar semua proses administrasi dipermudah. 

"Jika perlu, semua dokumen dapat diurus di kantor desa. Tidak perlu melakukan perjalanan jauh," tambahnya.

Baca Juga: Program Bunga Desaku di Ambulu Tuai Dukungan Penuh Warga, Ada Layanan Cek Kesehatan Gratis

Sementara itu, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Jember Nurul Hafid Yasin mengungkapkan bahwa saat ini proses pengumpulan data guru ngaji telah mencapai 60 persen. Hafid menargetkan proses ini akan selesai 100 persen dalam minggu ini.

"Setelah itu, data akan kami cocokkan dengan Dinas Kependudukan. Kemudian kami akan mengadakan uji publik selama tiga hari sebelum penetapan," jelas Nurul Hafid Yasin.

Halaman:

Editor: Angga Juli Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X