SketsaNusantara.id - Yuddy Renaldi, mantan Direktur Utama Bank Pembangunan Jawa Barat dan Banten atau BJB menjadi salah satu tersangka kasus korupsi PT Sritex.
Yuddy Renaldi adalah Direktur Utama Bank BJB sejak tahun 2019 hingga Maret 2025.
Dalam kasus korupsi yang diduga merugikan negara hingga Rp1 triliun ini, Yuddy Renaldi berperan menambahkan palfon kredit sebesar Rp350 miliar kepada PT Sritex Tbk.
Yuddy Renaldi dikenal sebagai bankir yang pernah bekerja di beberapa bank milik pemerintah.
Ia pernah bekerja sebagai Senior Executive Vice President di Bank BNI hingga menjadi pimpinan tertinggi di bank milik pemerintah Provinsi Jawa Barat.
Dalam laman LHKPN KPK, Yuddy Renaldi cukup rutin melaporkan kekayaannya sejak menjabat sebagai Senior Executive Vice Presiden di Bank BNI tahun 2017.
Selama rentang waktu 8 tahun, kekayaan Yuddy Renaldi pun meningkat drastis.
Pada tahun 2017 saat menjabat sebagai Senior Executive Vice President BNI, Yuddy Renaldi hanya memiliki Rp17 miliar.
Dan setelah menjabat sebagai Direktur Utama Bank BJB, kekayaan Yuddy Renaldi di tahun 2024 mencapai Rp90 miliar.
Hampir setiap tahun kekayaan Yuddy Renaldi meningkat signifikan.