SketsaNusantara.id - Ribuan peserta Apel Kebangsaan Cinta Pluralisme tumplek blek memenuhi jalanan Jember Kota pada Minggu, 20 Juli 2025.
Meski panas sedang terik-teriknya, ribuan peserta tetap antusias dengan mengenakan pakaian khas budaya mereka masing-masing.
Bahkan, setiap desa, kecamatan, kelurahan, dan sejumlah organisasi perangkat daerah juga ikut andil dengan membawa hasil bumi dan tumpengan yang beragam.
Termasuk menampilkan seni budaya seperti reog, tak butakan, dan tari pecut.
Apel Kebangsaan Cinta Pluralisme merupakan yang perdana di gelar di Kabupaten Jember. Isinya terdiri atas kirab budaya Nusantara, sedekah bumi, dan pameran pusaka. Seluruh suku, budaya, dan agama di Jember menyatu dalam kegiatan ini.
Bupati Jember Muhammad Fawait mengapresiasi seluruh pihak yang telah menyukseskan Apel Kebangsaan Cinta Pluralisme itu dan dirinya juga mengapresiasi seluruh peserta yang ikut andil dalam kegiatan ini.
Bahkan, Gus Fawait juga mengapresiasi ribuan warga Jember yang antusias menyaksikan setiap pertunjukan yang tersuguh.
Pihaknya juga bersyukur, geliat UMKM benar-benar hidup dan berjajar di sepanjang rute kirab. Mulai Depan KFC hingga Alun-Alun Jember.
"Kegiatan ini mengusung wujud Bhineka Tunggal Ika. Kita tak memandang suku dan budaya," ungkapnya.
Baca Juga: Pemkab Jember Hibahkan 47 Hektare Tanah ke Polda Jatim
Menurut Gus Fawait, pagelaran budaya hari ini masih perdana. Dia menegaskan bahwa tahun depan pihaknya bakal berupaya agar pagelaran serupa dapat digelar lebih semarak.
"Akan kami angkat hingga menjadi acara internasional. Kami akan support anggaran, kalau bisa lebih besar daripada JFC," tutur bupati.